• HK Welcome
  • HK RB
  • HK Visi
  • HK Misi
  • HK PTA

PA.Stb - Cinta

1

Ya Rahman, Ya Rahim. Aku memang petualang cinta. Aku masih mencari dan belajar memaknai cinta. Sebagian besar cintaku, kugadaikan pada yang lain. Namun dengan keagungan cinta-Mu. Bukankah Engkau tidak pernah cemburu. Terimalah puing-puing cintaku. Balaslah cintaku dengan mahabbah-Mu.

2

Siapa yang tidak mengenal kata cinta? Cinta telah hadir sejak zaman nabi Adam diciptakan, dan kemudian diciptakanlah Hawa sebagai pasangan hidupnya. Cinta juga merupakan fitrah alami manusia dan tanpa keberadaan cinta, orang menyebutnya sebagai perasaan hampa.cinta juga banyak memberikan inspirasi dan pengorbanan akan tetapi cinta jugalah yang kadang membawa kesengsaraan bagi mereka yang merasakannya. Dalam kehidupan manusia cinta muncul dalam berbagai hal termasuk cinta kepada istri, anak, harta dan tahta dan sebagainya.

Ada beberapa pengertian tentang cinta yang disebutkan dalam berbagai sumber. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, kata cinta diartikan sebagai perasaan kasih dan sayang terhadap sesuatu atau orang lain. Secara istilah maka cinta dapat dimaknai sebagai suatu perasaan yang dialami manusia dan perasaan tersebut menimbulkan kasih sayang bagi yang merasakannya.

Pada garis besarnya bentuk-bentuk cinta ada 3 yaitu:

  1. Cinta Hamba kepada khalik. Orang-orang yang beriman adalah orang-orang yang sangat mencintai Allah”, dan karena kecintaannya itu maka seseorang atau orang-orang beriman akan berusaha untuk menyempurnakan pengetahuannya tentang islam dan senantiasa mematuhi dan menjauhi larangannya serta senantiasa bertawakal dan menyerahkan segala sesuatu kepada Allah SWT. Sebagaimana firman Allah dalam surah Ali Imran ayat 31. Yang artinya:Muhammad berkata jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, pasti kamu dicintai oleh Allah.
  2. Cinta Khalik kepada Hambanya dalam artian Limpahan kasih sayang Allah kepada seluruh makhluknya sehingga Allah mencptakan manusia: sebagai mana firman Allah dalam surah Thaha ayat 39, yang artinya: Allah berkata: Dan Aku pun telah melimpahlkan kapada engkau (Musa) kasih saying-Ku dari diri-Ku sendiri dan supaya dibentuklah dirimu di hadapan-Ku.
  3. Cinta hamba dengan hamba wabil khusus manusia dengan manusia dengan pengertian merupakan kasih sayang yang terjalin antara sesame hamba Allah.sebagaimana firman Allah dalam surah Arruma ayat 21 yang artinya:Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

Dalam pandangan Islam saling mencintai sesama hamba itu adalah naluriyah, akan tetapi harus disikapi secara proporsional dan jangan berlebihan seperti ungkapan berikut ini:

احبب حبيبك هونما عسى ان يكون بغيضك يومما وابغض بغيضك هونما عسى ان يكون حبيبك يومما

Arti bebasnya “Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, kerapkali yang engkau cintai akan engkau bencii dan benciilah yang engkau bencii sekedarnya karena seringkali yang engkau bencii akan engkau cintai”. Dan supaya tidak terkena ancaman Allah swt dalam surah Attaubah ayat 24 jika Bapakmu lebih kamu cintai daripada Allah, “maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik”.

Demikian ringkasan ceramah bintal Pengadilan Agama Stabat pada hari Kamis tanggal 13 Shafar 1439 H/2 Nopember 2017 oleh Khairuddin, S.Hi.

  • 965-sel-khalik.jpg
  • 966-salamiah.jpg
  • 967-sel-alimud.jpg
  • 968-duk-andry.jpg
  • 969-sel-shalah.jpg
  • 970-sel-razali.jpg
  • 971-sel-bakti.jpg
  • 972-sel-taufiq.jpg
  • 973-purn-armia1.jpg
  • 974-duk-rastawati.jpg