• HK Welcome
  • HK Idul Adha
  • HK RB
  • HK Visi
  • HK Misi
  • HK PTA

Persatuan Tennis Warga Peradilan PTA Medan: Turnamen KPTA Cup

1

“Mens sana in corpore sano,” sebuah kalimat yang sepertinya tersirat di benak seluruh hakim tinggi, hakim, pejabat dan pegawai yang hadir di Lapangan Tennis Pengadilan Tinggi Agama Medan saat itu. Selama kurang lebih 2 hari keluarga besar Peradilan Agama Sumatera Utara beradu kemampuan dalam sebuah turnamen tennis bertajuk: Turnamen KPTA Cup, yang diselenggarakan oleh Persatuan Tennis Warga Peradilan (PTWP) Peradilan Agama Sumatera Utara pada tanggal 28 dan 29 Juli 2017 lalu. Perhelatan ini diadakan dalam rangka pelepasan Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. dari jabatan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan menuju masa purnabaktinya yang dimulai pada 01 Agustus 2017.

Ada sedikit keunikan dalam turnamen ini. Alih-alih ceremonial pembukaan dilakukan pada 28 Juli 2017, namun pembukaan dilakukan pada tanggal 29 Juli 2017, atau tepatnya 1 hari setelah turnamen berjalan. Hal ini terjadi karena Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. harus menghadiri acara pelantikan Ketua-Ketua Pengadilan Tinggi Agama Se-Indonesia yang dilaksanakan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta pada tanggal 28 Juli 2017. Walaupun begitu, acara yang diikuti oleh seluruh Pengadilan Agama se-Sumatera Utara ini tetap meriah.

Sabtu, 29 Juli 2017, Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. Pelmizar, M.H.I. tiba di Lapangan Tennis Pengadilan Tinggi Agama Medan sekitar pukul 09:30 WIB. Walau terasa masih lelah dengan perjalanan Jakarta-Medan yang mereka tempuh beberapa jam sebelumnya, tidak sedikitpun melunturkan semangat mereka untuk membuka acara Turnamen KPTA Cup ini. Bahkan setelah upacara pembukaan, mereka langsung bermain bersama sebagai Tim PTA I.

2

Pukul 09:45, ceremonial pembukaan dimulai. Drs. Pelmizar, M.H.I. bertindak sebagai inspektur upacara. Barisan peserta upacara dikomandani oleh Jasman, S.H. (Panitera Pengadilan Agama Binjai). Addelaida Rangkuti, S.H. (Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan) membuka acara di pagi yang cerah tersebut. Dilanjutkan dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Drs. H. Nur Al Jumat, S.H., M.H. (Hakim Pengadilan Agama Stabat Kelas I B).

Acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Drs. H. Maraenda Harahap, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan). Dalam sambutannya, beliau membakar semangat para peserta dengan memberikan kata-kata penyemangat.

3   4

Selanjutnya Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. memberikan sambutan. Dalam kesempatan ini beliau mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Tinggi Agama Medan dan Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara karena telah menyelenggarakan acara pelepasan beliau dengan sebuah turnamen tennis.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. Pelmizar, M.H.I. Dalam sepatah dua kata yang disampaikan, beliau berharap agar turnamen tennis KPTA Cup ini dapat mempererat tali silaturrahmi antar warga Peradilan Agama Se-Sumatera Utara.

Tibalah pada puncak acara, yaitu pelepasan balon gas bertuliskan KPTA Cup 2017 ke udara. Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. mendapat kehormatan untuk menggunting pita dan melepaskan balon ke udara, pertanda acara Turnamen KPTA Cup telah resmi dibuka.

5   6

Balon telah melayang jauh tinggi di udara. Tanpa disangka, Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan mendapatkan sebuah kejutan spesial dari keluarga besar Peradilan Agama Se-Sumatera Utara. Secara diam-diam Sri Melda Sitorus, A.Md. (Pegawai Pengadilan Tinggi Agama Medan) dan Saidar, S.H. (Pegawai Honorer Pengadilan Tinggi Agama Medan) membawa sebuah kue tart dengan lilin berangka 67 tersaji di atasnya, telah tiba di lapangan upacara. Kejutan sederhana ini merupakan peringatan ulang tahun Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. ke 67. Walau telat 2 hari dari tanggal kelahirannya (24 Juli 2017), namun Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. dengan semangat meniup keseluruhan lilin yang telah menyala tersebut.

7

Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dengan Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. Pelmizar, M.H.I. beserta istri, dengan seluruh kontingen yang turut bertanding dalam perhelatan ini.

5 menit kemudian, lelah tidak ada dirasa, Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. dan Drs. Pelmizar, M.H.I. telah memegang raket tennis di tangannya. Melakukan pemanasan, mereka akan ikut bertanding dengan membawa nama Tim: PTA I. Pertandingan pertama mereka adalah melawan Tim dari Pengadilan Agama Rantauprapat Kelas I B, dengan Drs. H. Mawarlis, M.H. (Ketua) dan Kiman (Kepala Sub Bagian Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana) sebagai pesertanya. Bertindak sebagai wasit adalah Drs. Husnul Yakin, S.H., M.H. dari Pengadilan Agama Lubuk Pakam Kelas I B.

Pertandingan pertama tim PTA I berjalan cukup seru. Walau terdapat perbedaan umur atlet yang cukup jauh, namun terbukti tim PTA I dapat mengimbangi permainan dari tim Rantauprapat. Bola-bola spin dan bola tipuan mendominasi jalannya pertandingan. Akhirnya tim Rantauprapat harus mengakui keunggulan tim PTA I di siang hari itu.

Melihat permainan tim PTA I, sepertinya memacu semangat atlet-atlet dari kontingan pengadilan agama lainnya untuk berusaha menjadi yang terbaik. Tidak terkecuali tim-tim putri. Walau dengan bola-bola yang lebih lambat, namun hasil latihan mereka selama ini sepertinya tidak sia-sia dan menghasilkan pertandingan-pertandingan yang apik serta sayang untuk dilewatkan.

8   9

Tercatat sebuah pertandingan dramatis terjadi pada tim putra. Yaitu laga semifinal antara kontingen Pengadilan Agama Gunungsitoli yang beranggotakan Khairul Azhar Siregar, S.H. (Panitera) Sentosa Gulo, S.H.I. (Sekretaris); versus kontingan Pengadilan Agama Kabanjahe yang berformasikan Drs. Ahmad Riva’I, S.H. (Ketua) dan Arif Ilhami, S.H.I., M.Sy. (Hakim). Pertandingan cepat dengan serve dan smash keras mendominasi jalannya pertandingan. Di awal pertandingan Tim Gunungsitoli berhasil mengungguli Tim Kabanjahe, hingga skor mencapai 5-0. Tidak patah semangat, Tim Kabanjahe mengejar skor dengan perlahan tapi pasti hingga skor menjadi imbang 5-5. Namun akhirnya Tim Kabanjahe tetap harus mengakui keunggulan Tim Gunungsitoli setelah mereka dikalahkan secara dramatis dengan skor akhir 6-5. Tim Gunungsitoli ini akan berhadapan pada laga final dengan Tim PTA I (Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. dan Drs. Pelmizar, M.H.I.) yang sepak terjang mereka terus-menerus berhasil mengalahkan setiap lawannya yang dihadapinya.

10

Tibalah permainan yang ditunggu-tunggu, yaitu pertandingan final tim putra antara Tim PTA I melawan Tim Gunungsitoli. Pertandingan antara 2 style permainan ini menyita perhatian seluruh penonton yang hadir di lapangan tennis Pengadilan Tinggi Agama Medan saat itu. Tim Gunungsitoli terus bermain agresif dengan melesatkan bola-bola cepat melalui serve dan smash kerasnya. Di awal permainan Tim PTA I terlihat kewalahan dalam untuk mengatasi pola permainan tim lawan. Namun dengan semangat yang tidak luntur, pasangan tim PTA I terus bertahan dari gempuran bola yang datang dengan pola permainan santai. Bahkan tidak sedikit bola-bola tipuan dan spin yang disajikan tim PTA I, tidak dapat dikembalikan dengan sempurna oleh Tim Gunungsitoli. Namun pun begitu, setelah perjuangan melelahkan, akhirnya tim PTA I harus mengakui keunggulan dari Tim Gunungsitoli.

Matahari sudah condong di barat, mendekati terbenam. Seluruh pertandingan pada turnamen ini pun telah selesai di pertontonkan. Seluruh peserta telah berkumpul di tengah Lapangan Tennis Pengadilan Tinggi Agama Medan untuk melakukan upacara penutupan turnamen. Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. selaku inspektur upacara telah memasuki lapangan. Saiful Alamsyah, S.Ag., S.H., M.H., M.M. (Wakil Panitera Pengadilan Agama Lubuk Pakam Kelas I B) yang kali in bertindak sebagai pembawa acara membuka upacara penutupan ini. Sementara komandan upacara kembali diemban oleh Jasman, S.H. (Panitera Pengadilan Agama Binjai).

11   12

Acara berlanjut kepada pengumuman para jawara turnamen yang dibacakan oleh Seksi Pertandingan PTA Cup Muhammad Razali, S.Ag, S.H., M.H. Setiap nama peserta yang disebutkan maju ke depan barisan untuk melakukan prosesi pemberian hadiah. Dalam kesempatan ini, pemberian hadiah dilakukan oleh Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H., Elly Anizar N. S. (Istri Drs. Pelmizar, M.H.I., Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan), Drs. H. Maraenda Harahap, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan) dan Drs. H. Pahri Hamidi, S.H. (Panitera Pengadilan Tinggi Agama Medan).
13

Sebelum acara ditutup, Drs. Armia Ibrahim, S.H., M.H. memberikan sambutan singkat terakhirnya. Acara selesai sesaat sebelum adzan maghrib berkumandang yang ditandai dengan saling bersalaman. (ap)

  • 967-sel-alimud.jpg
  • 968-duk-andry.jpg
  • 969-sel-shalah.jpg
  • 970-sel-razali.jpg
  • 971-sel-bakti.jpg
  • 972-sel-taufiq.jpg
  • 973-purn-armia1.jpg
  • 974-duk-rastawati.jpg
  • 975-duk-faudy.jpg
  • 976a-sel-pelmizar.jpg