• HK Welcome
  • HK RB
  • HK Visi
  • HK Misi
  • HK PTA

Pengadilan Tinggi Agama Medan Gelar Rapat Koordinasi Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara

1

Beberapa jam setelah pelantikan 3 Ketua Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara pada 10 Agustus 2017, Pengadilan Tinggi Agama Medan melanjutkan kegiatan di hari itu dengan acara Rapat Koordinasi Pengadilan Tinggi Agama Medan dan Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara. Bertempat di tempat yang sama dengan acara pelantikan, yaitu Aula Pengadilan Tinggi Agama Medan, acara ini juga tercatat sebagai rapat koordinasi tingkat provinsi pertama semenjak dilantiknya Drs. M. Taufiq H. Z., M.H.I. sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan.

Acara yang dihadiri oleh seluruh Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara ini terbagi atas dua sesi utama. Sesi pertama adalah pemaparan inventaris pemasalahan Peradilan Agama Se-Sumatera Utara yang disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. H. Pelmizar, M.H.I. dan pemaparan Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) Pengadilan Agama; yang nantinya akan dilanjutkan dengan sesi kedua, yaitu bimbingan dan arahan dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. M. Taufiq H. Z., M.H.I.

2   3

Panitera Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. H. Pahri Hamidi, S.H. membuka sesi pertama dari acara Rapat Koordinasi ini. Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan selanjutnya memaparkan inventaris permasalahan yang sebelumnya telah dikumpulkan dari setiap Pengadilan Agama yang ada di Sumatera Utara. Sebelum memulai pemaparan, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan mengharapkan kelancaran komunikasi antara pimpinan di Pengadilan Tinggi Agama Medan dengan pimpinan di Pengadilan Agama Tingkat I melalui berbagai media komunikasi yang tersedia, untuk mengatasi berbagai masalah yang akan dihadapi.

4

Mengawali pemaparannya Drs. H. Pelmizar, M.H.I. menyampaikan bahwa pada tahun 2017 ini Pengadilan Tinggi Agama Medan tidak ada membuat program kerja, sehingga arah dan tujuan ke depan belum jelas. Walaupun bisa dikatakan terlambat, tapi program kerja ini harus segera dibuat dan dilaksanakan. Beliau juga memaparkan bahwa fungsi pengawasan di Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara dan Pengadilan Tinggi Agama Medan sendiri belum berjalan dengan maksimal. Dalam kesempatan ini beliau menyinggung bahwa Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) dan Sistem Pengawasan (SIWAS) Mahkamah Agung RI juga belum maksimal dalam penggunaannya. Mengakhiri pemaparannya Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan menyampaikan kepada seluruh Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara untuk bersiap-siap untuk melaksanakan APM Pengadilan Agama demi peningkatan kinerja.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan APM Pengadilan Agama yang disampaikan oleh Dr. H. Imron Rosyadi, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan) dan Zulfikar Arif Rahman Purba, S.H., M.M. (Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian Pengadilan Tinggi Agama Medan). Dr. H. Imron Rosyadi, S.H., M.H. mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan materi APM ini. Mengawali penyampaiannya, beliau mengatakan bahwa untuk mewujudkan pelayanan prima di Pengadilan Agama, perlu diberlakukannya Quality Management System demi meningkatnya kinerja business process, atau yang dalam ruang lingkup Pengadilan Agama adalah peningkatan kinerja tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Beliau juga menyampaikan bahwa inti dari APM adalam mengikuti standar mutu manajemen yang dikeluarkan oleh International Organization for Standarization (ISO), yaitu standar ISO 9001:2015. Di dalam standar ini terdapat tambahan item dibanding dengan standar yang telah dikeluarkan sebelumnya, yaitu: Manajemen Berbasis Resiko. Di akhir pemaparannya beliau mengatakan bahwa akan ada terpilihnya beberapa Pengadilan Agama di Sumatera Utara untuk di lakukan assessment terhadapnya, oleh tim assessor dari pusat.

5   6

Materi tentang APM Pengadilan Agama dilanjutkan penyampaiannya oleh Zulfikar Arif Rahman Purba, S.H., M.M. Beliau mengawali pemaparan dengan menjelaskan tentang teknis self-assessment (penilaian diri sendiri) dari sistem APM. Setelah itu beliau menjelaskan detail jadwal akreditasi yang akan dilakukan oleh Pengadilan Agama di Sumatera Utara. Menutup pemaparan APM sekaligus menutup rapat sesi pertama, Zulfikar Arif Rahman Purba, S.H., M.M. juga menjelaskan bagaimana struktur organisasi yang sesuai dengan standar ISO.

Rapat sesi kedua dibuka oleh Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Medan, H. Hilman Lubis, S.H., M.H. Dilanjutkan dengan arahan dan bimbingan dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. M. Taufiq H. Z., M.H.I. Dalam arahannya beliau menyampaikan, walaupun hanya beberapa satuan kerja saja yang bakal terpilih sebagai pilot project APM Pengadilan Agama, bukan berarti satuan kerja yang lain tidak perlu melakukannya. Semua Pengadilan Agama harus melakukan setiap standar yang tertoreh dalam APM Pengadilan Agama tersebut. Selain itu beliau berharap untuk melaksanakan pengawasan di daerah dengan sebenar-benarnya. Karena sesungguhnya terdapat potensi untuk memperbaiki kinerja Pengadilan Agama selama ini; yaitu dengan memberdayakan hakim-hakim di satuan kerja tingkat pertama untuk melaksanakan pemeriksaan regular beserta membuat laporannya. Bukan hanya bagian kepaniteraan yang harus diperiksa oleh hakim, tapi juga bagian kesekretariatan. Drs. M. Taufiq H. Z., M.H.I. mengharapkan adanya kerjasama dari bagian kesekretariatan untuk memberikan akses data kepada hakim-hakim, namun hakim tidak diperkenankan mencampuri kebijakan kesekretariatan, hanya sekedar mengetahui. Hal ini penting dilakukan untuk membina hakim-hakim muda yang suatu saat nanti akan menjadi seorang Ketua Pengadilan Agama.

7

Dalam bimbingannya Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan menghimbau kepada hakim tinggi untuk membuat catatan-catatan persidangan di luar konteks putusan. Catatan-catatan ini berguna sebagai petunjuk praktis bagi hakim tingkat pertama dalam melaksanakan tugasnya. Seluruh catatan yang ada nantinya akan dikumpulkan, dibukukan dan dibagikan ke Pengadilan Agama Tingkat I, serta dikirimkan ke Mahkamah Agung sebagai laporan.

Mengakhiri arahan dan bimbingannya Drs. M. Taufiq H. Z., M.H.I. juga menyinggung pembahasan di luar keperkaraan. Dengan akan dilaksanakannya pertandingan tenis perorangan memperebutkan piala Ketua Mahkamah Agung RI yang seyogyanya dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat pada 24-26 Nopember 2017, beliau berharap kepada Ketua Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara untuk mempersiapkan atlit-atlit terbaiknya dalam rangka mengikuti perhelatan tersebut.

Acara rapat tiba pada sesi tanya jawab. Dengan H. Hilman Lubis, S.H., M.H. sebagai moderator, seluruh hadirin dipersilahkan bertanya dalam forum ini. Sesi Tanya jawab ini mengakhiri keseluruhan rangkaian acara Rapat Koordinasi Pengadilan Tinggi Agama Medan dan Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara. (ap)

  • 965-sel-khalik.jpg
  • 966-salamiah.jpg
  • 967-sel-alimud.jpg
  • 968-duk-andry.jpg
  • 969-sel-shalah.jpg
  • 970-sel-razali.jpg
  • 971-sel-bakti.jpg
  • 972-sel-taufiq.jpg
  • 973-purn-armia1.jpg
  • 974-duk-rastawati.jpg