Artikel Anda

Wanita Dimata Hukum dan Hak-Haknya Pasca Perceraian

WANITA DIMATA HUKUM

DAN HAK-HAKNYA PASCA PERCERAIAN

Oleh : Sahril, S.HI

PENDAHULUAN

Pada masyarakat modern untuk menjamin adanya kepastian dalam rangka mewujudkan keadilan diciptakanlah aturan tertulis. Dengan adanya aturan tertulis masyarakat akan mudah memperoleh pegangan yang jelas tentang apa yang harus, tidak atau seyogya dilakukan (fungsi kepastian), atauran tertulis juga dapat menciptakan norma-norma baru, yang belum ada menjadi ada, yang belum jelas menjadi jelas (fungsi inovatif), kemudian hukum harus disejalankan dengan tuntutan realitas sosial (fungsi keadilan), dapat pula fungsi inovatif itu diarahkan untuk mencapai sasaran tertentu secara jelas dalam merekayasa sosial (fungsi rekayasa).

Hukum yang mengatur tentang kedudukan dan peran wanita tidak akan terlepas dari keempat fungsi tersebut di atas. Konteks perkembangan sosial dimana ketentuan itu dibuat sangat memegang peran. Di sini dapat kita cermati beberapa ketentuan yang berkenaan dengan wanita, yaitu baik yang terdapat dalam UUD 1945, GBHN, Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, Hukum Pidana, Hukum Perkawinan dan Kewarisan.

Baca Selengkapnya

  • 962-duk-abd-haris.jpg
  • 963-duk-rakimah.jpg
  • 964-duk-faidullah.jpg
  • 965-sel-khalik.jpg
  • 966-salamiah.jpg
  • 967-sel-alimud.jpg
  • 968-duk-andry.jpg
  • 969-sel-shalah.jpg
  • 970-sel-razali.jpg
  • 971-sel-bakti.jpg