feed-image
Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider
video badilag
Kesalahan
  • Error loading component: com_contact, 1

Artikel

KERJASAMA PA BALIGE DENGAN KEMENAG KAB. TOBA SAMOSIR

KERJASAMA PENGADILAN AGAMA BALIGE
DENGAN KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TOBA SAMOSIR


 

 

Balige, pa-balige.net

 

Independensi lembaga peradilan tidak berarti mengekslusifkan diri dari jajaran / lembaga lain yang sama-sama berada dalam satu wilayah kabupaten/kota.

Selain menjalin hubungan dengan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir, Pengadilan Agama Balige juga tetap menjalin hubungan dengan saudara yang kini telah terpisah induk, yakni Kementerian Agama (dulu disebut Departemen Agama).

 

Sambil menyelam minum air, petuah suku melayu kiranya dijadikan pedoman dalam hubungan tersebut. Terbukti, dari hubungan silaturrahmi dengan aparat Kemenag Toba Samosir, pada tanggal 19 April 2011 yang lalu, Drs. Al Azhary, SH, MH, Wakil Ketua Pengadilan Agama Balige mendapat kesempatan sebagai tutor/pembicara dalam Program Pembinaan Keluarga Sakinah yang dilaksanakan Kementerian Agama Toba Samosir.

 

Memanfaatkan kesempatan yang diberikan, selain menjelaskan tentang Undang-Undang Nomor1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, beliau juga memaparkan tentang Visi Misi Lembaga Peradilan, Kewenangan Pengadilan Agama dan Prosedur Berperkara di Pengadilan Agama Balige.

Gambar atas: Peserta sedang bertanya dalam sesi tanya jawab.

 

Gambar bawah: Para peserta yang sangat antusias mendengarkan pemaparan materi oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Balige Drs. Al Azhary, SH, MH

 

Dalam kesempatan tanya jawab yang diberikan, peserta yang terdiri dari Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan, Petugas Pembantu Pencatat Nikah (PPPN) se Kabupaten Toba Samosir dan tokoh-tokoh masyarakat Islam Kabupaten Toba Samosir (mewakili masyarakat Islam yang prosentasenya sekitar 4 %), menyambut hangat materi yang disampaikan, terbukti banyak peserta yang bertanya masalah hukum materil Pengadilan Agama dan tatacara berperkara hingga permasalahan prodeo. Di sela-sela tanya jawab, diantara peserta ada yang menyatakan bahwa masyarakat Batak Toba yang sangat kuat memegang adat sangat melarang adanya perceraian, lebih baik ditinggal bertahun-tahun daripada harus sidang ke pengadilan untuk bercerai. Pernyataan tersebut ditanggapi Penceramah (Wakil Ketua PA Balige) dengan santun seraya menjawab dengan bahasa awam hingga lebih dimengerti tentang masalah hukum adat yang dipadukan dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974, Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975, Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 dan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006. (admin pa balige)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ditulis oleh Super User

Contact PTA Medan

(061) 845 7461

 

Jam Kerja

Senin - Kamis : 08.00 - 16.30
Jumat : 08.00 - 17.00


 

Connect with us:


 

Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

duka apr2014