Ketua PA Tarutung : “ Rapat Evaluasi untuk Peningkatan Kinerja”

Seiring dengan terus berjalannya waktu, tiada terasa tahun anggaran 2014 telah berlalu hampir selama 4 (empat) bulan. Banyak hal yang telah dilakukan hampir selama empat bulan tersebut. Ada program kerja yang berjalan mulus, ada yang tersendat bahkan boleh jadi ada yang tidak berjalan sama sekali. Dalam kerangka itulah maka Pengadilan Agama Tarutung pada hari Selasa, tanggal 22 April 2014 dalam acara Tuesday Meeting menggelar Rapat Evaluasi.

Acara rapat ini digelar di ruang sidang, dipimpin langsung oleh Ketua P.A. Tarutung Bapak Drs. Mahmud Dongoran, MH dengan dihadiri oleh hampir semua pegawai baik Wakil Ketua, para Hakim, Panitera/Sekretaris, Wakil Panitera, para Kaur dan yang lainnya termasuk tenaga honorer.


Dalam Rapat Evaluasi tersebut Pak Ketua menyatakan bahwa acara ini dilakukan bukan dalam rangka mencari-cari kesalahan, tetapi dalam rangka pembinaan agar pelayanan baik untuk internal P.A. Tarutung maupun eksternal khususnya para pencari keadilan dapat ditingkatkan.

Pak Ketua menyampaikan bahwa selama hampir 4 (empat) bulan ini sudah banyak yang dilaksanakan baik di bidang keperkaraan khususnya dalam pelaksanaan pelayanan sidang terpadu maupun bidang kesekretariatan, oleh karena itu diucapkan terima kasih semoga di masa yang akan datang dapat lebih ditingkatkan lagi. Namun tentunya di sana-sini masih ada pekerjaan yang mengalami kendala, maka Pak Ketua sangat mengharapkan adanya keterbukaan dari seluruh pegawai untuk menyampaikan kendala-kendala dimaksud agar dapat dicarikan atau diberikan solusinya, sehingga ke depan pelaksanaan tugas tersebut dapat berjalan lancar.

Setelah Pak Ketua menyampaikan evaluasinya, maka kepada peserta rapat diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk menyampaikan tanggapan masing-masing terhadap materi evaluasi yang telah disampaikan oleh Pak Ketua. Tanggapan-tanggapan tersebut tentu tidak terlepas dari kendala-kendala yang dihadapi oleh para pegawai dalam melaksanakan tugas masing-masing, juga tak ketinggalan yang bersifat kritikan.

Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh para peserta rapat, Pak Mulyadin, SH, Pak Drs. Andayani, SH, Pak Drs. Ramli Nasution serta Pak Amri Yantoni, SHI.MA pun angkat bicara menyampaikan beberapa masukan dan kritikan yang kesemuanya ditanggapi dengan penjelasan yang terurai oleh Pak Ketua dengan sekali-sekali ditambah oleh Pak Wakil Ketua.

Di penghujung acara Pak Ketua menyampaikan penegasan agar hasil rapat ini tidak hanya berhenti di ruang rapat tetapi harus ditindaklanjuti yang kemudian disahuti persetujuan oleh para peserta rapat.

Tidak terasa, rapat telah berlangsung hampir 3 (tiga) jam, maka pada pukul 11.45 WIB acarapun ditutup oleh pembawa acara Ibu Fitri L. Tobing, seraya mengajak peserta rapat mengucapkan lafaz hamdalah, alhamdulillahi robbil ‘alamin, semoga acara ini mendapat ridha dan berkah dari Allah Swt. Aamiiin Ya Robbal ‘alamin.

sumber: www.pa-tarutung.net (22/04/2014)

Rapat Kordinasi Pengadilan Agama Panyabungan dan Sosialisasi Seminar Ekonomi Syari’ah

Senin, 21 April 2014 bertempat di ruang sidang Pengadilan Agama Panyabungan, dipimpin oleh Ketua Pengadilan Agama Panyabungan Drs. H. Alimuddin, SH., MH, Pengadilan Agama Panyabungan mengadakan rapat kordinasi yang kali ini berkenaan dengan sosialisasi hasil seminar ekonomi Syari’ah yang telah diikuti oleh Ketua Pengadilan Agama Panyabungan yang diselenggarakan di Bali pada tanggal 17 s/d 18 April 2014.

Ekonomi Syari’ah yang merupakan salah satu kompetensi absolute Pengadilan Agama harus dipahami oleh hakim-hakim Pengadilan Agama, untuk itu dalam rangka menambah pemahaman dan wawasan hakim-hakim Peradilan Agama, Badilag berencana akan membina seribu orang hakim untuk mendalami ekonomi Syari’ah ini, dan untuk menentukan siapa yang akan mengikuti pembinaan tersebut akan dibuka pendaftaran yang akan dipublikasikan di website Badilag, bahkan tidak hanya Ekonomi Syari’ah, diskusi atau seminar hukum lainnyapun akan diambil pesertanya melalui pendaftaran, bukan semata-mata ditunjuk nama-namanya oleh Badilag, untuk itu bagi para hakim diharapkan agar rutin setiap hari membuka website Badilag, setidaknya untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru yang berkenaan dengan Pengadilan Agama.

Selain membahas ekonomi Syari’ah dalam seminar tersebut dibicarakan juga tentang karir hakim pengadilan agama , bahwa criteria hakim pengadilan agama yang akan dipromosikan di antaranya akan dilihat cara hakim tersebut menyelesaikan perkara terutama dari segi waktu penyelesaian perkara. Dalam kesempatan itu juga diinstruksikan kepada hakim-hakim Pengadilan Agama agar mengiformasikan kepada hakim-hakim yang lain serta panitera di lingkungannya masing-masing supaya memedomani format dan ketentuan tentang BAS dan putusan yang telah ditetapkan oleh Badilag sebagaimana yang dimuat di website Badilag beberapa waktu yang lalu.

Seminar tersebut juga menyoroti tentang Praktek yang terjadi di Pengadilan Agama selama ini yang dinilai kurang tepat, yaitu mengenai Pelaksana tugas Ketua Pengadilan Agama jika Ketua dan wakil ketua tersebut berhalangan, Praktek yang terjadi selama ini di Pengadilan Agama adalah jika Ketua dan wakil ketua berhalangan maka ditunjuklah Pansek sebagai pelaksana tugas Ketua, menurut salah seorang nara sumber dalam seminar tersebut hal ini tidak tepat, karena seharusnya jika ketua dan wakil ketua berhalangan maka yang menjadi pelaksana tugasnya adalah hakim, dimulai dari hakim yang paling senior, jika hakim juga tidak ada lagi baru Pansek yang menjadi pelaksana tugasnya.

Ketua Pengadilan Agama Panyabungan tidak lupa menyampaikan pesan Bapak Dirjen Badilag agar Sidang Keliling Terpadu yang merupakan salah satu agenda Pengadilan Agama agar tetap dilaksanakan dengan sebaik-baiknya , dalam kesempatan itu juga beliau mengamanatkan agar setiap Pegawai Peradilan Agama terus meningkatkan kedisiplinan.

Selanjutnya Ketua Pengadilan Agama Panyabungan mengingatkan semua pegawai dan hakim agar dapat menyelesaikan tugasnya masing-masing sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan, apalagi dalam rangka pembinaan dan pengawasan yang akan dilakukan PTA Medan pada bulan Mei mendatang.

Akhirnya sekitar pukul 9.30 Wib. rapat ditutup dengan ucapan alhamdulillahirobbilalamin

sumber: www.pa-panyabungan.net

Seminar Nasional Ekonomi Syari'ah dan Reuni Alumni Pendidikan Cakim I

Reuni kali ini adalah merupakan Reuni Akbar angkatan I Pendidikan Calon Hakim Pengadilan Agama Tahun 1992 di Bali. Dalam reuni ini di hadiri oleh sekitar 156 orang dari 250 orang angkatan I tahun 1992. Terdata pula dari 250 ini ternyata yang sudah meninggal dunia sebanyak 14 orang, semoga arwah mereka di terima dan di tempatkan di tempat yang sebaik-baiknya disisiNya, Amin. Ketua Pengadilan Agama Panyabungan Drs. H. Alimuddin, SH.,MH ikut pada kesempatan tersebut karena memang beliau adalah termasuk dalam angkatan ini. Ketika di konfirmasi oleh tim www.pa-panyabunga.net beliau menceritakan suka dukanya menuju dan pulangnya dari Bali sebagai lokasi pertemuan.

Pertemuan ini di samping ajang reuni sekaligus di laksanakan Seminar Nasional Ekonomi Syari’ah. Seminar Nasional ini mengangkat tema : “Penyelesaian Sengketa Bank Syari’ah Pasca Keputusan Mahkamah Konstitusi No. 93/PUU-X/2012 tanggal 29 Agustus 2013 serta Peluang Terjadinya Sengketa dan Penyelesaian di Pengadilan Agama”.

Sebagaimana di maklumi bahwa dengan UU No.3 Tahun 2006, Pengadilan Agama telah memiliki wewenang dalam menangani kasus ekonomi syari’ah, apalagi dengan adanya Putusan Mahkama Konstitusi tersebut di atas, kewenangan mengadili perkara ekonomi syari’ah menjadi kewengan penuh Pengadilan Agama, Pilihan Forum Mengadili (Choice Of Court) telah berakhir. Tampil sebagai pembicara adalah Bapak Dr.H. Hasbi Hasan, MH Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Badilag Mahkamah Agung.

Kehadiran kita hari ini berbeda dengan pertemuan 22 tahun yang lalu, Banyak perubahan yang kita alami, baik mengenai status keluarga, status kerja, status pendidikan, fostur tubuh dan lain-lain. Mungkin hanya satu yang tidak berubah yaitu tekad kita untuk meningkatkan perjuangan pengabdian kepada Pengadilan Agama dan eksistensi penegakan syari’at islam di nusantara yang kita cintai” kata Ketua Panitia Drs. H. Zulkarnen, SH.,MH dalam sambutannya.

Disamping seminar, peserta reunian berdarmawisata kebeberapa lokasi wisata sejarah berkunjung ke istana Kepresidenan di Tampak Siring, Wisata Alam Panorama Bukit Kintamani, Wisata Seni di Garuda Wisnu Kencana, Wisata Pantai Go To Sunset di Pantai Pandawa dan berakhir di Krisna belanja oleh-oleh pulang.

Malam terakhir adalah merupakan malam keakraban, begitu santai malam itu di iringi dengan music keyboard. Di antara teman-teman banyak yang melantunkan lagu kesayangannya. Termasuk petinggi-petinggi Pengadilan Agama di samping memberikan sambutan sekaligus melantunkan lagu kesayangannya mulai dari mantan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bapak Hakim Agung Dr.H.Ahmad Kamil,SH.,M.Hum. Dirjen Badilag Mahkamah Agung Republik Indonesia Dr.H. Purwosusilo, SH.,MH dan Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Pada Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia Dr. H. Fauzan, SH.,MM.MH.

Hari ini adalah produk karya sejarah masa lalu dan esok adalah sejarah karya manusia sekarang. Apa yang anda nikmati hari ini adalah buah kerja anda di masa lalu, dan bagaimana nasib yang di alami anak cucu anda di masa datang adalah tergantung karya ikhtiar yang anda lakukan hari ini. Ucap Direktur memotivasi.

Acara berakhir dengan salam-salaman, berpelukan dan sebagian ada yang sempat meneteskan air mata. Besok harinya berpisah kembali pulang ke daerah masing-masing dengan membawa kenangan masing- masing yang sulit untuk terlupakan, senang dan bahagia tidak terasa kecapean dalam perjalanan.

sumber: www.pa-panyabungan.net

Pengadilan Agama Stabat Selenggarakan Rapat Kerja

Stabat | PA. Stabat telah menyelenggarakan Rapat Kerja untuk menentukan Program Kerja tahun 2014.  Raker yang dimulai pukul 08.30  dihadiri oleh semua pegawai dan hakim sebagai peserta.

Ketua Panitia Drs. H. Nur Al Jumat, SH.,MH (hakim) dalam acara pembukaan telah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur panitia  yang telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mendukung suksesnya RAKER ini, dan berharap agar peserta Rapat Kerja, dapat mengikuti acara ini sampai  selesai.

Wakil Ketua ( Drs.H.Tarsi.,SH.,M.H.I ) yang menggantikan Ketua karena berhalangan dalam sambutannya, memberikan arahan  yang perlu menjadi perhatian seluruh peserta rapat kerja sebagai berikut :

  1. Bahwa PA. Stabat sekarang sedang menerapkan standar sistem manajemen mutu  ( ISO ) 9001:2008,  pelayanan berskala internasional, dan diharapkan dalam pembahasan nanti semua  yang terkait  pelayanan  dirumuskan dengan baik agar semua lini harus menjadi skala prioritas.
  2. Bahwa dalam ketepatan waktu dan percepatan penyelesaian perkara,  seperti pembuatan putusan jadi di ruang sidang, ketepatan waktu dimulai sidang dan minutasi tidak lebih dari 6 hari harus dirumuskan pula, agar semuanya menjadi acuan kerja, meskipun PA.Stabat sudah melaksanakannya, mengingat hal ini merupakan bagian dari sistem standar mutu yang mesti berjalan dengan baik.
  3. Pada bidang kesekretariatan, selain menyangkut administrasi tata persuratan, juga di rumuskan bagaimana bentuk pelayanan sesama intren pegawai agar sasaran mutu dapat dicapai, seperti bidang kepegawaian, umum dan keuangan.

Selanjutnya Wakil Ketua juga menekankan semua peserta hendaknya berpartisipasi aktif mengikuti acara ini sampai selesai, dan berharap hasilnya dapat menjadi acuan kerja untuk diterapkan guna memenuhi kepentingan layanan mayarakat pencari keadilan dan lain-lainnya.

Kemudian Wakil Ketua membuka secara resmi acara Rapat Kerja PA. Stabat, dan berikutnya dilanjutkan dengan pembagian komisi oleh String Commete/Panlak.

Setelah berakhir acara sidang komisi dimana masing-masing komisi telah menyampaikan hasil rumusan komisinya. Komisi A, komisi B dan komisi C  dalam rapat peleno telah memaparkan hasil komisinya. Pada rapat peleno ini semua peserta aktif memberikan saran dan pendapatnya, dan sesekali terjadi adu argomentasi dan bersitegang karena masing-masing mempertahankan hasil komisi nya. Hasil  pembahasan dari komisi A,B dan C akan dirumuskan kembali paling lama 3 hari.
Selanjutnya Tepat pukul 16.30 Wib setelah sambutan Ketua SC dan dilanjutkan oleh Wakil Ketua , acara rapat kerja PA. Stabat secara resmi telah ditutup. (trs)

sumber: www.pa-stabat.net (22/04/2014)

Jarak Jauh Bukan Rintangan Untuk Melakukan Sidang Keliling di Pengadilan Agama Kabanjahe

Kabanjahe | pa-kabanjahe.net

Dalam rangka memberikan akses keadilan dan kemudahan bagi masyarakat pencari keadilan, Pengadilan Agama Kabanjahe kembali menggelar sidang keliling (Zitting Plaatz). Tim pelaksana sidang keliling ini dikomandoi oleh Wakil Ketua Kabanjahe Bapak Drs. Al Azhary, SH., MH selaku Ketua Majelis persidangan juga terdiri dari bapak Ibrahim Lubis, SHI., MH dan ibu Fitri, SHI., MH masing-masing selaku hakim anggota. Yang menarik dari pelaksanaan sidang keliling kali ini ialah adanya kerjasama yang dibentuk oleh Pengadilan Agama Kabanjahe dengan Pengadilan Negeri kabanjahe untuk kelancaran pelaksanaan sidang keliling ini. Kerjasama yang dimaksud adalah penyediaan tempat pelaksanaan sidang keliling yang difasilitasi oleh Pengadilan Negeri Kabanjahe berupa pemakaian gedung Pengadilan Negeri Kabanjahe yang berada di Tiga Binanga.

Rabu 16 April 2014, bertempat di ruang sidang Pengadilan Negeri Kabanjahe yang bertempat di Kecamatan Tiga Binanga, Majelis hakim menyidangkan perkara cerai gugat yang diajukan warga setempat. Selain pemeriksaan terhadap perkara yang disidangkan, Pelaksana Sidang keliling juga membuka pendaftaran perkara juga konsultasi mengenai bagaimana cara mendaftarkan gugatan atau permohonan perkara bagi masyarakat setempat. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari Pengadilan Agama Kabanjahe.

Secara geografis, letak Kecamatan Tiga binanga ini cukup startegis berada ditengah-tengah beberapa kecamatan lainnya di Kabupaten Tanah Karo. Sehingga sidang keliling yang dilaksanakan di kecamatan Tiga binanga ini, juga dimaksudkan untuk mencover perkara di kecamatan lain yang jaraknya relative dekat dengan pelaksanaan sidang keliling di kecamatan Tiga Binanga. Diantara kecamatan tersebut mencakup kecamatan Munthe, Kecamatan Juhar, kecamatan Lau Baleng, Kecamatan Mardinding, dan kecamatan Kutabuluh Sehingga dengan adanya pelaksanaan sidang keliling di kecamatan Tigabinanga ini setidaknya dapat membantu memperpendek jarak tempuh para pihak dalam menempuh tempat pelaksanaan persidangannya.

(fitri & abah)
sumber: www.pa-kabanjahe.net (21/04/2014)

  • 807-d-bahrin.jpg
  • 808-d-syukron.jpg
  • 809-d-syarifuddin.jpg
  • 900-d-parlan.jpg
  • 901-s-basuni.jpg
  • 901-s-mazharuddin.jpg
  • 902-s-syaifuddin.jpg
  • 903-s-syaiful.jpg
  • 904-s-abdullah.jpg
  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg