Mahasiswa UNA Klinis Hukum di PA Kisaran


Sebanyak 120 orang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Asahan (UNA) kembali melakukan klinis dan Praktek Peradilan Semu di Pengadilan Agama Kisaran. Penyerahan mahasisa semester VIII yang akan melakukan klinis selama 1 ( satu) bulan sejak 15 April 2014 sampai dengan 14 Mai 20014 dilakukan oleh Dekan Fakultas Hukum yang diwakili oleh Pembantu Dekan II dan III, pada hari Selasa tanggal 15 April 2014 tempat di ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Kisaran dan disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Agama kisaran.

Mewakili Dekan Fakultas Hukum UNA Bustami Panjaitan, SH, MH (Pembantu Dekan III) menyampaikan bahwa mahasiswa yang melakukan klinis dan praktek Peradilan Semu di Pengadilan Agama Kisaran dan di Pengadilan Negeri Kisaran berjumlah 120 orang. Diharapkan dari kegiatan ini para mahasiswa dapat mengetahui sistim bercara di Pengadilan dan juga merupakan penjabaran dari pengetahuan hukum acara yang diperoleh di bangku kuliah. Karenanya dia berharap agar para mahasiswa dapat mengikutinya dengan serius.

Ketua Pengadilan Agama Kisaran (Drs. H Munir, SH., M.Ag) pada acara pembukaan yang dilaksanakan di ruang sidang utama Pengadilan Agama Kisaran menyampaikan materi mengenai kewenangan, prosedur beracara, dan hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan pelayanan kepada para pencari keadilan.

Ketua juga berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai wahana penggalian pengetahuan hukum secara praktis sebagai bekal kepada mahasiswa dlm membuat tugas akhir pekuliahan sbg syarat untuk mendapatkan gelar sarjana hukum.

Selain itu, belian juga menyampaikan bahwa pihak Pengadilan Agama Kisaran menerima dengan senang hati kehadiran para mahasiswa yang akan melakukan klinis di sini, namun mengingat jumlah mahasiswa yang akan melakukan klinis banyak, sementara kapasitas ruang-ruang sidang di PA Kisaran tidak memungkinkan untuk sejumlah itu, maka kepada pihak mahasiswa meminta untuk dapat diatur dan dibagi kelompok sehingga semuanya dapat mengikutinya. (har)

sumber: www.pa-kisaran.net (21/04/2014)

 

Acara Sumpah Jabatan Serta Serah Terima Jabatan Ketua Pengadilan Agama Sibolga

Pada hari Selasa, tanggal 15 April 2014, merupakan moment yang sangat bersejarah bagi seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Sibolga, karena selama ini acara pengambilan sumpah jabatan yang biasanya dilaksanakan di Pengadilan Tinggi Agama Medan, tetapi kali ini acara tersebut diadakan dan dilaksanakan di wilayah kerja PA Sibolga. Ada pun acara ini terselenggara berkat kerjasama antara PA Sibolga dengan seluruh unsur Pemerintah yang ada di wilayah Kota Sibolga. Dengan mengambil tempat di aula Kantor Walikota Sibolga di Jalan Dr. Sutomo No.26 A , Kota Sibolga Ketua Pengadilan Tinggi Agama (KPTA) Medan bapak Drs. H. Soufyan M.Saleh, SH.MM resmi melantik bapak Drs. Media Rinaldi, MA menjadi Ketua baru PA Sibolga menggantikan bapak Drs.H.Sahnan, SH.MH, yang dipromosikan menjadi hakim di PA Medan Kelas IA.

Setelah acara sumpah jabatan dan pelantikan dilaksanakan dilanjutkan dengan acara serah terima jabatan Ketua Pengadilan Agama Sibolga dari bapak Drs.H.Sahnan, SH.MH kepada bapak Drs.Media Rinaldi, MA. Dalam acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Ketua PA Sibolga ini, banyak para tamu undangan yang hadir pada acara ini diantaranya : para Unsur Muspida Plus kota Sibolga, Para SKPD Kota Sibolga serta para Ketua dan Wakil Ketua se PA Sumatera Utara;

Dalam sambutannya. Bapak KPTA Medan menegaskan bahwa adapun maksud dan tujuan acara ini dilaksanakan di wilayah kerja PA Sibolga diantaranya;

  1. Sebagai ajang untuk mempererat tali silahturahim antara PTA Medan dengan seluruh jajaran pemerintahan yang ada di Kota Sibolga
  2. Sebagai ajang sosialisasi program Pengadilan Agama Sibolga kepada masyarakat yang ada diwilayah hukum PA Sibolga
  3. Sebagai ajang untuk mengetahui kendala dan hambatan PA Sibolga dalam memberikan pelayanan kepada para pencari keadilan, khususnya di wilayah hukum PA Sibolga.

Sebelum mengakhiri sambutannya, tak lupa bapak KPTA menyajikan bebarapa pantun yang disambut applause dari para tamu undangan yang hadir. Acara pelantikan tersebut ditutup dengan doa yang di bawakan oleh bapak Rojuddin, S,Ag, M.Ag Hakim PA Sibolga. Tepat pukul 11.00 Wib acara sumpah jabatan serta serah terima ini berakhir, tak lupa seluruh para tamu yang hadir memberikan ucapan selamat kepada Ketua Sibolga yang baru dilantik. “Selamat bertugas bapak Ketua Kami yang baru, semoga dalam menjalankan tugasnya, senantiasa amanah, dan selalu diberi kesehatan, aamiin.”

sumber: www.pa-sibolga.net (21/04/2014)

Kejar IKM, Waka PA Stabat Sosialisasikan ISO

Stabat - Setelah pelaksanaan Audit Mutu Internal selesai, Wakil Ketua PA.Stabat telah mensosialisasikan hal-hal penting yang harus menjadi pehatian dalam penerapan Standar sistem manajemen mutu ISO 9001:2008. Sosialisasi ini dilakukan pada hari Selasa, 15 April 2014 di ruang sidang utama. Hadir dalam acara itu seluruh hakim dan pegawai termasuk tenaga honorer.

Wakil Ketua (Drs.H.Tarsi.,SH.,M.H.I) dalam pengarahannya menjelaskan tentang beberapa pos pelayanan penting yang menjadi perhatian khusus untuk dilakukan, agar mencapai Indek Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dalam proses ISO mesti mendapat nilai baik seperti :

Bidang Pelayanan Publik
a. Meja 1 sebagai Penerima Perkara
Petugas penerima perkara hendaknya menerapkan 3. S yaitu Senyum, salam dan safa. Ciptakan dan buat orang-orang yang mengajukan perkara, merasa diperlakukan dengan ramah, dan cepat, baik terhadap orang yang tidak mampu membayar biaya berperkara, maupun mereka yang punya kemampuan membayar biaya perkara. Perlakukan mereka secara adil. Langkah pekerjaan meja satu harus mengacu waktunya sesuai dengan SOP yang dibuat.

b. Kasir
Dalam menaksir panjar biaya perkara hendaknya dijelaskan dengan baik, begitu pula halnya dalam penambahan panjar, dan pengembalian sisa panjar . Pekerjaan kasir ini harus disesuaikan dengan SOP yang dibuat, begitu pula halnya dengan memberikan layanan kepada Juru Sita/JSP yang mengambil biaya jalan harus juga dengan baik, tanpa membedakan layanan terhadap pihak berperkara maupun sesama pegawai.

c. Meja Informasi
Petugas meja informasi hendaknya memberikan penjelasan dengan baik terhadap siapa saja yang datang berkonsultasi, baik mengenai syarat-syarat berperkara, alasan-alasan perceraian,poligami, isbat nikah, mengetahui perkembangan perkara seperti tundaan sidang atau perkara putus atau belum dan menerima pengaduan. Semua pekerjaannya harus terukur. Hal-hal yang masih ragu sebaiknya tidak langsung memberikan informasi dan sebaiknya menanyakan lebih dahulu kepada yang lebih mengetahuinya. Cara dan bicara petugas meja informasi ini pun harus ramah.

d. Meja III
Petuga meja III ini, juga harus berpenampilan menarik, ramah dan sopan. Melayani mereka yang datang mengambil akta cerai, atau salinan putusan. Jika ditemukan orang-orang yang ingin melegalisasi akta cerai, sementara aslinya tidak ada, maka harus dimintakan surat keterangan dari Kepala Desa setempat bahwa akta cerai belum pernah digunakan, dan jika hilang dimintakan surat keterangan dari Kepolisian. Cara meminta persyaratan ini harus hati-hati, jangan sampai menimbulkan kesan seolah-olah kita mempersulit. Jelaskan dengan ungkapan kata yang baik, sehingga tidak menimbulkan prasangka buruk. Pembuatan akta cerai ini waktunya harus diselaraskan dengan SOP yang dibuat, begitu pula melegalisasi salinan putusan/penetapan.

e. Pendaftaran Sidang
Petugas pendaftaran sidang harus tetap berada ditempat, jangan sampai orang yang ingin mendaftar sidang, petugasnya tidak ada. Hal ini jelas akan mengganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan. Jika hal ini terjadi akan membuat IKM tidak tercapai.

Petugas juga mengarahkan orang yang ingin bersidang, untuk duduk ditempat/depan ruang sidangnya, apakan ruang sidang 1, 2 atau ruang sidang 3.

f. Pelaksanaan Sidang dan Penyelesaian Perkara
Bagi hakim-hakim hendaknya sidang dimulai tepat pukul 09.00 wib, jangan terlambat, hal ini dapat membuat ketidaknyamanan bahkan menimbulkan kegelisahan para pihak yang ingin bersidang. Jika hal ini terjadi akan menimbulkan IKM tidak tercapai. Langsanakan jadwal sidang sesuai SOP. Penyelesaian perkara seperti minutasi tidak lebih dari 6 hari kerja setelah perkara putus. Berbagai instrumen harus diserahkan kepada meja II, terkait sejak penerimaan perkara sampai peerkara putus hingga masuk boxs.

Semua petunjuk-petunjuk diatas, disampaikan agar koesioner untuk mendapatkan IKM sebagai proses pelaksanaan ISO dapat tercapai. Ada 150 koesioner yang disebar, dan mudah-mudahan hasil IKM dapat tercapai dengan baik. Demikian arahan Waka PA.Stabat hampir satu jam ini adalah untuk dilaksanakan. (trs)

sumber: www.pa-stabat.net (21/04/2014)

Kurang Lebih Sebulan Lagi Mereka Akan Dijemput dari Pengadilan Agama Gunungsitoli

Tahun 2014 ini, Pengadilan Agama Gunungsitoli kembali menerima siswa/i PRAKERIN yang berasal dari SMK Negeri 1 Kec. Gunungsitoli Utara. Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu kegiatan Praktek Kerja Industri di Pengadilan Agama Gunungsitoli ini sudah berjalan sejak akhir bulan Januari yang lalu. KPA Gunungsitoli Drs. Jamalaba Malau, MH beserta jajaran di bawahnya menyambut baik kedatangan para adik-adik siswa/i PRAKERIN ini dan memberi mandat kepada Bapak Wakil Seketaris untuk mengawasi dan memberi arahan-arahan kepada mereka.

Kedatangan siswa/i yang berjumlah 5 orang yang berasal dari jurusan administrasi tersebut, selain untuk melaksanakan praktek administrasi perkantoran yang termasuk pada mata pelajaran produktif, kegiatan ini juga di laksanakan sebagai penentu naik kelas atau tidaknya siswa/i tersebut pada ujian kenaikan kelas nantinya yaitu di kelas XII.

Dengan kegiatan PRAKERIN ini, sangat membantu pekerjaan baik adminisitrasi maupun kepaniteraan. Selain itu juga, mereka mendapatkan ilmu tentang institusi peradilan secara langsung seperti cara menerima dan membuat pengaduan bahkan juga mengikuti proses persidangan secara langsung.

Siswa/i PRAKERIN bersama Bapak Wakil Sekretaris

Amanat dari Bapak Wakil Sekretaris (Sentosa Gulo, S. HI) saat melaksanakan pemeriksaan buku Jurnal siswa/i PRAKERIN, semoga kegiatan ini dapat menambah pengalaman dan ilmu pengetahuan selama mengikuti praktek di Pengadilan Agama Gunungsitoli, ujarnya singkat. (LS)
sumber: www.pa-gunungsitoli.go.id (21/04/2014)

MR Audit Top Manajemen dan Hakim PA Stabat

Stabat, pa-stabat.net(16/04/2014)
Setelah selesai Tim Auditor mengaudit semua pejabat/ pegawai dan staf pada hari Jum’at yang lalu, kini Wakil Ketua selaku Management Representative ( MR ) telah melakukan audit kepada Top Manajemen (Ketua Pengadilan Agama).

Pelaksanaan audit terhadap Top Manajemen dilakukan pada hari Senin, 14 April 2014. Ada 16 pertanyaaan yang di ajukan kepada Pimpinan Pengadilan Agama, untuk mengetahui sejauhmana komitmen Top Manajemen pada penerapan Standar Sistem Manajemen Mutu ( ISO ) 9001:2008.

Dalam pelaksanaan audit terhadap Manajemen puncak/Ketua Pengadilan Agama, disaksikan oleh konsultan manajemen mutu dari CV. Prima Indonesia Consulting Medan. Audit dilakukan diruang kerja Ketua Pengadilan Agama, dan dilakukan hampir satu jam.

Berikutnya MR mengaudit lagi kepada hakim-hakim  PA.Stabat, dan audit ini dilakukan diruang kerja hakim dengan disaksikan pula oleh konsultan  ISO. Hasil audit akan dievaluasi dan diidentifikasi permasalahan yang ditemukan. Dalam waktu yang terbatas hasil temuan harus sudah dilakukan tindakan perbaikan. Selanjutnya akan dilanjutkan ketahapan tinjauan manajemen.

Tinjauan manajemen akan dilakukan bulan Mei 2014 , sementara tahapan terakhir penerapan ISO yakni audit mutu eksternal oleh lembaga sertifikasi dunia akan dilakukan awal bulan Juli 2014 yang akan datang.(trs).

sumber: www.pa-stabat.net (16/04/2014)

  • 807-d-bahrin.jpg
  • 808-d-syukron.jpg
  • 809-d-syarifuddin.jpg
  • 900-d-parlan.jpg
  • 901-s-basuni.jpg
  • 901-s-mazharuddin.jpg
  • 902-s-syaifuddin.jpg
  • 903-s-syaiful.jpg
  • 904-s-abdullah.jpg
  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg