KBI PA Simalungun: Arisan Yuk Arisan

Jum’at Siang, 21 Maret 2014

Suasana siang ini ada yang berbeda di PA Simalungun, pada hari-hari biasa PA Simalungun ramai dikunjungi orang tetapi kebanyakan wajahnya terlalu serius ataupun dengan raut wajah sedih yaitu para pihak berpekara tetapi siang ini PA Simalungun ramai dikunjungi para wanita namun dengan wajah yang berbeda yaitu dengan raut wajah ceria, cantik, selalu tersenyum dan menyenangkan hati.

Duhai ternyata para anggota KBI (Keluarga Besar Ibu-Ibu) PA Simalungun akan mengadakan arisan. Di kesempatan ini adalah arisan perdana dipimpin Ny. Halijah Syafii, Ketua KBI PA Simalungun yang baru menggantikan Ny. Ai Enah Basuni yang telah pindah tugas.

Lalu Ketua PA Simalungun memberikan wejangan kepada seluruh anggota KBI agar tetap setia memberikan semangat kepada para suami masing-masing sehingga dapat bekerja dengan semangat dan professional.

Acara dilanjutkan dengan kegiatan rutin KBI yang tidak dapat dijabarkan disini karena ada yang bersifat khusus maupun ada yang belum direncanakan tetapi terlaksana dengan sukses.

Selamat Arisan ya ibu…ibu…. Hayo siapa yang narik…

sumber: www.pa-simalungun.net

Mahasiswa STAI Jam'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura Lakukan Kegiatan PPL di PA Stabat

Stabat,pa-stabat.net

Untuk menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa di bidang Hukum Acara Peradilan Agama, Praktek Sidang dan Manajemen Peradilan, Sekolah Tinggi Agama Islam Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura – Langkat  menghubungi Ketua PA Stabat, membicarakan  tentang keinginannya mengirimkan mahasiswa/i sebanyak 17 orang untuk melakukan kegiatan PPL di PA Stabat.

Ketua PA. Stabat (Drs. H. Syaifuddin, SH., M.Hum) yang ketika dihubungi Ketua STAI, menyambut baik atas keinginan menempatkan sejumlah mahasiswa PPL ini, karena selain hubungan  STAI Jam’iyah Mahmudiyah dengan PA. Stabat  berjalan dengan baik, juga dapat membantu mahasiswa untuk mengembangkan ilmunya.

Kegiatan mahasiswa/i PPL ini, dimulai tanggal 3 Pebruari sampai 3 April 2014. Nama-nama mahasiswa yang melakukan kegiatan PPL di PA Stabat adalah :

 1.  Aminah 10. Nur Indah Lestari 
 2.  Arbianita  11.  Ria Wahyuni
 3.  Chairini Lubis  12.  Sartika Dewi
 4.  Dodi Arwanto  13.  Siti Aisyah Siregar
5. Ikhsan Fauzi 14. Sri Susanti
6. Ishak 15. Sugali Wiguna
7. Khadijah Kusuma Dani        
16. Suheri
8. M. Adenin Lubis 17. Wirdayanti
9. M. Yusfami Pinem    

Mahasiswa/i yang melakukan PPL ini, dibagi menjadi berapa kelompok, dan tiap-tiap kelompok ditempatkan  secara terpisah dengan saling bergantian meliputi ruang pelayanan Meja I, ruang sidang, ruang arsip berkas perkara dan ruang perpustakaan.

Penempatan di rungan yang berbeda-beda ini dengan saling bergantian, dimaksudkan agar semua mahasiswa yang melakukan PPL, dapat mengetahui seluk beluk mulai dari penerimaan perkara, pemeriksaan perkara, hingga pengarsipan berkas perkara. Sementara penempatan diruang perpustakaan dimaksudkan agar mahasiswa dapat pula menambah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan hukum acara, dan manajemen peradilan, karena di perpustakaan terdapat aneka ragam buku-buku yang berhubungan dengan kedua bidang ilmu tersebut.

PA Stabat yang selama ini telah membenahi kearsipan berkas perkara dan menata perpustakaan, kini merasa terbantu oleh kehadiran mahasiswa. Mahasiswa PPL ini sangat aktif dan kreatif   membantu membenahi arsip berkas perkara dan perpustakaan tersebut, dan hasilnyapun  dapat dirasakan. (trs)

sumber: www.pa-stabat.net (13/03/2014)

Perdebatan Sengit Mewarnai Diskusi PA Stabat

IKAHI PA. Stabat telah menyelenggarakan diskusi tentang “Obligasi Syari’ah”. Diskusi ini dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Maret 2014, bertempat di ruang sidang utama. Peserta diskusi terdiri dari Hakim, Pegawai Kepaniteraan, Kesekretariatan dan sejumlah mahasiswa.

Drs. H.Nur Jum’at SH.,MH (hakim PA.Stabat) selaku penyaji makalah telah panjang lebar memaparkan tentang Obligasi Syariah, bahkan dengan contoh-contohnya. Peserta diskusi setelah memahami obligasi syari’ah, banyak menimbulkan pemahaman yang berbeda-beda, dan saling adu argomentasi, sehingga tidak terelakkan lagi timbul perdebatan sengit, maklum materi ini dinilai baru dan masih meraba-raba, ditambah lagi dengan adanya beberapa pertanyaan dari mahasiswa.

Ketua PA. Stabat yang pakarnya Hukum Ekonomi Islam, melihat perdebatan seputar Obligasi Syari’ah yang dilakukan kalangan hakim dan mahasiswa ini, telah memberikan penjelasan dan pemahaman tentang masalah yang diperdebatkan tersebut.

Pengertian “Obligasi Syari’ah” adalah Surat berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syari’ah, yang dikeluarkan emiten kepada pemegang Obligasi Syari’ah.  Maksud emiten disini adalah usaha (pemerintah) yang mengeluarkan kertas berharga untuk diperjualbelikan. “Emiten” menurut istilah ialah Perusahaan yang mengelurkan/menerbitkan saham atau pihak yang melakukan penawaran umum. Jadi ringkasnya “Obligasi” itu Surat pengakuan hutang, obligasi itu nilainya bervariasi, ada 1000, 2000 – 100.000 dan sebagainya.

Obligasi atau Surat pengakuan/bukti hutang dimaksud misalnya PT.Garuda ingin berhutang, maka ia menerbitkan obligasi, nilainya perlembar Rp 100.000,- lalu dijual keumum, dan tentu banyak orang membelinya, kerena perusahaan PT.Garuda itu bonafid dan menguntungkan.

Berbeda halnya jika perusahaan yang tidak dikenal, dan pula diperkirakan tidak menguntungkan, maka meskipun perusahaan tersebut menerbitkan obligasi, kemungkinannya orang tidak akan membeli, kecuali dijual dengan harga murah.
Orang yang akan membeli obligasi yang diterbitkan PT. Garuda, tentu menanyakan seberapa besar konvensi/keuntungan yang diberikan perlembarnya, atau berapa persen yang dijanjikan PT.Garuda kepada pembeli obligasi (investor). Jual beli obligasi ini harus dibuat dalam perjanjian. Antara PT.Garuda dengan investor harus mentaati isi perjanjian yang dibuat tersebut.

Apabila Obligasi Syari’ah yang dijual  PT.Garuda misalnya, maka caranya harus bagi hasil kepada investor (pembeli obligasi), dan jual belinya harus dituangkan dalam perjanjian tertulis, dan aturan pembagian hasil berapa persen untuk shahibul mal (investor), semuanya harus ada kesepakatan kedua belah pihak.

Setelah selesai penjelasan yang disampaikan Ketua, kemudian diskusi yang berlangsung hampir satu jam ini ditutup.  Dan diingatkan kepada giliran berikutnya akan dibahas “ Hak Kekayaan Intelektual sebagai Harta Bersama”.(trs).

sumber: www.pa-stabat.net (12/03/2014)

PA Gunungsitoli Sosialisasikan Hasil Rakerda PTA Medan dengan PA se Sumut Tahun 2014

Gunungsitoli [24/03/2014]

Senin, 24 Maret 2014 pukul 8.30 Wib Pengadilan Agama Gunungsitoli melaksanakan sosialisasi hasil Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) PTA Medan dan PA se-Sumut tahun 2014 bertempat di ruang sidang dan di pimpin langsung oleh KPA Gunungsitoli. Sosialisasi di ikuti oleh para Hakim, seluruh pejabat struktural dan funsional serta tidak terkecuali dengan karyawan dan karyawati Pengadilan Agama Gunungsitoli.

RAKERDA yang telah dilaksanakan pada tanggal 17 sampai dengan 19 Maret 2014, bertempat di The Hill Hotel dan Resort Sibolangit yang dihadiri oleh Ketua dan Panitera/ Sekretaris Pengadilan Agama Gunungsitoli.

KPA Gunungsitoli menyampaikan banyak arahan dan bimbingan kepada seluruh hakim dan pegawai terutama dalam peningkatan disiplin dan kinerja  juga menyampaikan agar seluruh hakim pengawas bidang dapat mengawasi pada bidangnya masing-masing sesuai dengan rumusan dari hasil RAKERDA PTA Medan dan PA se-Sumut yang akan menjadi pedoman kerja PTA Medan dan PA se-Sumut, meliputi :

1. Bidang teknis dan administrasi yustisial

  1. Teknis yudisial
  2. Hokum formil
  3. Hokum materil
  4. Administrasi yudisial
  5. Pembinaan dan pengawasan

2. Bidang administrasi umum

  1. Umum
  2. Kepegawaian
  3. Keuangan
  4. Manajemen peradilan dan pelayanan public

3. Organissai non kedinasan

Akhirnya sosialisasi hasil RAKERDA ditutup sekira pukul 10.30 Wib, dengan harapan kepada seluruh Hakim dan pegawai Pengadilan Agama Gunungsitoli dapat menindaklanjuti  dari hasil RAKERDA PTA. Medan dan PA. se-Sumut. (LS)

sumber: www.pa-gunungsitoli.go.id (24/03/2014)

Pelantikan Hakim di PA Tebingtinggi

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 0134/DjA/KP.04.6/SK/II/2014, tanggal 11 Pebruari 2014 tentang Mutasi Hakim Pengadilan Agama/Mahkamah Syariyah, Sdr. Sri Suryada Br Sitorus, S.HI, NIP. 19821021 200805 2 002, Pangkat Penata Muda Tk.I Golongan III/b, mutasi dari Hakim Pratama Muda PA Blambangan Umpu Kelas II, menjadi Hakim Pratama Muda PA Tebing Tinggi Kelas II.

Acara pelantikan hakim tersebut digelar pada hari Jum’at, tanggal 21 Maret 2014, pukul 10.00 WIB bertempat di ruang pertemuan Pengadilan Agama Tebing Tinggi. Acara dimulai oleh protocol Mardiyah Batubara, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Kaur Kepegawaian Henni Herawati, Pelantikan oleh Ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi , bimbingan dan pembacaan doa oleh ustad H. Thaher Nasution, SH,.

Dalam sambutan dan bimbingan, Ketua Drs. H. Bisman, M.Hi menyampaikan ucapan selamat kepada hakim yang baru dilantik, tentu mutasi ini menyenangkan karena Saudara kembali ke wilayah Sumatera Utara, tempat Saudara berasal, ini patut disyukuri, karena tidak jarang mutasi sesuai dengan harapan. Kehadiran Saudara di PA Tebing Tinggi menambah kekuatan bagi PA Tebing Tinggi.

Lebih lanjut Ketua menambahkan, Kekompakan, keserasian dan keharmonisan serta kerjasama harus tetap dijaga dan dijalin dengan baik. Semua unsur adalah penting, tidak ada yang merasa paling penting dalam menjalankan tupoksi. Kita ini merupakan sebuah system yang bekerja sesuai dengan bidangnya msing-masing. Salau satu unsure dalam system itu mati, maka unsure yang lain akan terganggu. Ibarat sebuah jam, yang memiliki banyak komponen yang bekerja sesuai dengan system dan fungsinya msing-masing, jika salah satu komponen itu mati, maka jam tidak akan berputar sebagaimana yang diharapkan. Oleh karenanya, perbedaan yang ada, beda fungsi, beda tugas, beda pangkat maupun beda penghasilan jangan membuat kita saling iri. saling menyalahkan, hendaknya kita menyamakan persepsi pada pencapaian visi dan misi serta tupoksi bukan saling memperbesar perbedaan, demikian amanat dari Ketua.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada Hakim yang baru dilantik. (amr/it)

sumber: www.pa-tebingtinggi.net

  • 807-d-bahrin.jpg
  • 808-d-syukron.jpg
  • 809-d-syarifuddin.jpg
  • 900-d-parlan.jpg
  • 901-s-basuni.jpg
  • 901-s-mazharuddin.jpg
  • 902-s-syaifuddin.jpg
  • 903-s-syaiful.jpg
  • 904-s-abdullah.jpg
  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg