1

Pada hari Jum’at (23/07), Dirjen Badilag Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. memberikan arahan dan pembinaan secara virtual kepada jajaran peradilan agama seluruh Indonesia, baik pengadilan tingkat pertama maupun pengadilan tingkat banding. Ada beberapa poin yang menjadi materi arahan dan pembinaan Dirjen Badilag yaitu tentang CCTV online, standar layanan disabilitas, peningkatan kualitas pelayanan, penerapan aplikasi Ditjen Badilag seperti gugatan mandiri dan aplikasi kinsatker, perlindungan hak perempuan dan anak, pemasangan poster pengaduan dan keluhan.

2

Sejalan dengan pembinaan Dirjen Badilag seperti diuraikan di atas, maka PTA Medan selaku kawal depan Mahkamah Agung RI melakukan pembinaan kepada PA tentang implementasi kebijakan Badilag tersebut. Pembinaan digelar secara zoom meeting pada hari Selasa (27/07) di command center. Hadir waktu itu Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan, Wakil Ketua H. Abdullah dan Panitera Muda Banding H. Amrani.

“Apa kabar Bapak/Ibu semua semoga sehat dan dapat melaksanakan tugas dengan baik,” sapa H. Abd. Hamid Pulungan memulai pembinaan.

Dalam pembinaan kali ini, H. Abd. Hamid Pulungan meminta PA untuk menunjukkan implementasi kebijakan Badilag seperti pemasangan poster pengaduan dan keluhan yang ditempatkan di tempat strategis. Dirinya ingin memastikan bahwa kebijakan Badilag terlaksana dengan baik.

“Silahkan diperlihatkan poster pengaduan dan keluhan yang telah dipasang sesuai dengan surat Badilag beberapa waktu yang lalu,” pinta H. Abd. Hamid Pulungan.

Atas permintaan tersebut, masing-masing PA memperlihatkan foto poster dimaksud yang telah ditempelkan di PTSP, ruang tunggu sidang dan di tempat lainnya. Namun demikian, masih terdapat PA yang belum membuat poster tersebut. Terhadap PA yang seperti ini diperintahkan untuk menyelesaikannya selama dua hari.

Yang menarik dalam pembinaan yang digelar pada siang hari ini, yaitu implementasi tentang perlindungan hak perempuan dan anak. Ada beberapa PA yang membuat poster dan bener dalam bentuk foto tentang pentingnya pemenuhan hak perempuan dan anak pasca perceraian. Bener dan poster tersebut dibuat sedemikian rupa yang menarik untuk dilihat dan ditempatkan di tempat strategis, sebagai contoh di PA Lubuk Pakam.

“Kami telah membuat poster dan bener tentang pemenuhan hak perempuan dan anak pasca perceraian,” kata Ketua PA Lubuk Pakam Hj. Dian Ingrasanti Lubis sambil memperlihatkan bener tersebut.

3

Dalam pembinaan tersebut, H. Abd. Hamid Pulungan memeriksa satu persatu implementasi kebijakan Badilag. Secara umum, PA dalam wilayah PTA Medan telah melaksanakannya dengan baik, sekalipun masih ada yang belum tuntas merealisasikannya. Sebelum mengakhiri pembinaan, H. Abd. Hamid Pulungan berpesan agar selalu membaca informasi di website PTA Medan, website Badilag, website MA.

“Harap selalu membukan website PTA Medan, website Badilag, website MA supaya tidak ketinggalan informasi,” tandas H. Abd. Hamid Pulungan menegaskan. (ahp)

  • 807-d-bahrin.jpg
  • 808-d-syukron.jpg
  • 809-d-syarifuddin.jpg
  • 900-d-parlan.jpg
  • 901-s-basuni.jpg
  • 901-s-mazharuddin.jpg
  • 902-s-syaifuddin.jpg
  • 903-s-syaiful.jpg
  • 904-s-abdullah.jpg
  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg