1

Di tengah suasana pendemi covid-19 ini, banyak kegiatan yang dilakukan secara daring (dalam jaringan) alias online. Dengan secara daring ini, banyak faedah yang diperoleh antara lain biaya ringan, dapat dilaksanakan kapan saja dan lain-lain. Dan yang paling penting adalah menghindari kerumuman yang menjadi salah satu penyebab penularan covid-19.

Begitulah, pada hari ini Kamis (29/07) Dirjen Badilag Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. memberikan pembinaan kepada PTA seluruh Indonesia secara daring. Pembinaan ini sendiri dilatarbelakangi adanya sidak secara virtual kepada pengadilan yang dilakukan oleh pimpinan Mahkamah Agung RI. Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan bersama Wakil Ketua H. Abdullah dan Panitera H. Abdul Wahid serta Kabag Kepegawaian dan Teknologi informasi Muhammad Nasri mengikuti pembinaan tersebut bertempat di command center.

3

Disebutkan oleh Dirjen Badilag, PA harus mengambil langkah cepat dan tepat serta cerdas dalam menghadapi masa sulit yang diakibatkan pandemi covid-19. Dirinya meminta pimpinan PTA untuk menyampaikan surat edaran yang diterbitkannya ke PA agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Berikan pembinaan ke PA agar melaksanakan surat saya tentang banyak hal yang bertujuan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan,” kata Dirjen Badilag seraya menjelaskan surat tersebut satu persatu.

Selain menjelaskan tentang pelayanan dalam masa pandemi covid-19, Dirjen Badilag mengingatkan tentang pembangunan zona integritas dalam meraih WBK. Dirinya meminta kesungguhan pimpinan PTA dan PA seluruh Indonesia agar berhasil mendapatkan WBK. “Pelajari kelemahan-kelemahan dan lakukan evaluasi secara menyeluruh,” pungkas Dirjen Badilag.

2

“PTA dan PA seluruh Indonesia harus meraih WBK tahun 2021 ini. Tetap semangat dan berjuang dengan kerja keras, insya Allah berhasil,” imbuhnya memotivasi.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Badilag menjelaskan kondisi pengadilan yang disidak pimpinan MA antara lain PA/MS. “Pada waktu sidak, pimpinan MA menemukan pimpinan pengadilan tidak ada di tempat. Selain itu, ruangan demi ruangan tidak tertata dengan rapi,” urai Dirjen Badilag menjelaskan.

Menyikapi sidak pimpinan MA tersebut, Dirjen Badilag meminta pimpinan PTA dan PA untuk disiplin melaksanakan tugas dan jangan meninggalkan kantor kecuali ada kebutuhan yang perlu, misalnya melakukan pembinaan ke daerah. Masih menurut Dirjen Badilag, dirinya berpesan supaya pimpinan pengadilan selalu menjaga kebersihan kantor agar tetap rapi dan bersih.

“Rawat kantor dengan baik, jaga kebersihan dan kerapiannya sehingga enak melihatnya dan nyaman di dalam kantor tersebut,” pungkas Dirjen Badilag.

Setelah selesai memberikan pembinaan, Dirjen Badilag memberikan kesempatan kepada Ketua PTA untuk menyampaikan kegiatan dan permasalahan yang dihadapi selama ini. Dan Dirjen Badilag pun memberikan petunjuk seperlunya agar lebih sukses lagi pada masa yang akan datang. (ahp)

  • 807-d-bahrin.jpg
  • 808-d-syukron.jpg
  • 809-d-syarifuddin.jpg
  • 900-d-parlan.jpg
  • 901-s-basuni.jpg
  • 901-s-mazharuddin.jpg
  • 902-s-syaifuddin.jpg
  • 903-s-syaiful.jpg
  • 904-s-abdullah.jpg
  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg