1

Memasuki bulan Agustus 2021 sebagai bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, Istana Negara mengajak semua komponen bangsa untuk berzikir dan do’a bersama memohon kepada Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa agar bangsa Indonesia terhindar dari segala mara bahaya terutama pandemi covid-19 dan mendapat kemakmuran serta kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Zikir dan do’a kebangsaan tersebut digelar dari Istana Negara pada hari Minggu (1/8) pukul 19.30 Wib secara virtual.  

Sesuai dengan undangan yang dikirim Istana Negara lewat WhatsApp dan e-mail secara langsung kepada seluruh pejabat di Indonesia termasuk di dalamnya Ketua Pengadilan tingkat banding 4 (empat) lingkungan peradilan, maka Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam laporannya, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan bahwa zikir dan do’a yang digelar hari ini adalah untuk munajat kepada Allah Swt semoga musibah pandemi covid-19 segera diangkat oleh Allah Swt dan Indonesia semakin maju pada masa yang akan datang. “Zikir dan do’a kebangsaan ini dikuti oleh lintas agama memohon kepada Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa sesuai dengan keyakinan dan agama masing-masing semoga bangsa Indonesia terhindar dari covid-19,” kata Menag  Yaqut Cholil Qoum.

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. H. Said Agil Husin Al-Munawar tampil memimpin zikir dan pembacaan kalimat-klimat toyyibah yang membacakan suroh al-Fatihah, suroh al-Ikhlas dan suroh-suroh lainnya.

Di sisi lain, Wakil Presiden RI Prof. KH Ma’ruf Amin dalam tausiyahnya menyebutkan bahwa do’a adalah senjata bagi umat Islam. Oleh sebab itu, urainya lebih lanjut, kegiatan zikir dan do’a sangat baik dan tepat dilaksanakan di awal bulan Agustus 2021. Seperti kita ketahui, tambahnya lagi, kemerdekaan bangsa Indonesia diperoleh atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa sebagaimana disebutkan pada alinega ketiga pembukaan UUD 1945.

“Perjuangan kemerdekaan Negara Republik Indonesia dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan latar belakang agama, oleh sebab itu zikir dan do’a kebangsaan ini dikuti oleh seluruh lintas agama,” tandas KH Ma’ruf Amin.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo dalam kata sambutannya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bahu-membahu secara bersama-sama berjuang agar segera berakhir covid-19 serta memanjatkan do’a kepada Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa supaya bangsa Indonesia terbebas dari segala kesulitan. Dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat yang ikut serta dalam kegiatan zikir dan do’a tersebut.

“Saya mengajak kepada kita semua untuk berusaha dengan sungguh-sungguh semoga covid-19 ini segera berakhir. Dan kita juga berdo’a sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing agar bangsa Indonesia bangkit dari kesulitan ekonomi dan mencapai kesejahteraan,” harap Presiden RI Joko Widodo.

Kegiatan zikir dan do’a kebangsaan yang dilaksanakan dari Istana Negara tersebut ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh KH Muhammad Lutfi Ali Yahya yang didampingi oleh tokoh agama yang lain. (ahp)

  • 807-d-bahrin.jpg
  • 808-d-syukron.jpg
  • 809-d-syarifuddin.jpg
  • 900-d-parlan.jpg
  • 901-s-basuni.jpg
  • 901-s-mazharuddin.jpg
  • 902-s-syaifuddin.jpg
  • 903-s-syaiful.jpg
  • 904-s-abdullah.jpg
  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg