Ketua Pengadilan Agama Pandan:”Ambil Yang Baik, Ciptakan Yang Terbaik”

PANDAN - “Kami bermaksud melihat-lihat dan sekaligus belajar tentang SIADPA dan IT pada PA Sibolga, kami sudah ketinggalan satu kelas dengan PA Sibolga, oleh sebab itu saya mengajak kawan-kawan di PA Pandan untuk melihat-lihat SIADPA PA Sibolga dan belajar, ambil yang baik dan ciptakan yang terbaik,” demikian isi paparan Ketua Pengadilan Agama Pandan Drs. Ifdal, SH, ketika dipersilahkan untuk menyampaikan sambutan dalam kunjungan kerja PA Pandan ke PA Sibolga, Jumat (18/1).

Kunjungan kerja PA Pandan ke PA Sibolga sengaja dilakukan, tujuannya melihat-lihat dan belajar SIADPA. Maklum, bagi pak Ifdal PA Pandan sudah tertinggal satu kelas dibandingkan PA Sibolga dalam hal aplikasi SIADPA. Namun, pak Ifdal enggan menjelaskan kepada redaksi, apa maksud ketinggalan satu kelas itu?

Dari pantauan redaksi di PA Sibolga, rupanya yang dimaksud ketinggalan satu kelas adalah keinginan untuk mengamalkan SIAPDA di satuan kerja. PA Sibolga sejak April 2012 telah meluncurkan penggunaan SIADPA dalam setiap lini.

“Warga PA Sibolga sama-sama berkomitmen untuk menjalankan SIADPA, awalnya sulit tapi lama-lama terasa enak dan mudah, kuncinya kemauan untuk memulai,” urai Ketua Pengadilan Agama Sibolga, Drs. H. Sahnan, SH, MH.

 
Pak Ifdal, mengajak para hakim, panitera, pejabat struktural dan fungsional PA Pandan. Mereka belajar dan banyak melihat-lihat penggunaan SIADPA, meja informasi, dan layar datar untuk panggilan sidang secara online. Derliana Tanjung menjadi icon dalam kunjungan kerja itu, gadis kecil yang sehari-hari menjadi operator komputer di PA Pandan itu tampak serius belajar SIADPA. Selain Derli, ibu Sri Armaini, SHI, MH juga ambil bagian. Hakim PA Pandan itu banyak bertanya dan mencatat apa yang disampaikan oleh tutor dari PA Sibolga, kebetulan yang menjadi tutor adalah pak Sahnan dan Rojudin, S.Ag, M.Ag Hakim PA Sibolga.

Pak Sahnan membagikan kiat-kiat memulai pelaksanaan SIADPA di kantor, sedangkan Rojudin banyak memberikan penjelasan tentang cara mengubah, menginput, dan menjalankan blanko putusan dan berita acara.

“PA Pandan pasti bisa, asalkan mau melaksanakannya,” tegas wakil ketua PA Sibolga Drs. Zulkarnain Lubis setengah berbisik. Pansek PA Pandan Drs. H. M. Nasir terlihat bangga mendengar bisikan pak Zul. “Ya, kami akan berusaha untuk memulainya, pak,” imbuh pak Nasir.

Proses melihat-lihat dan belajar SIADPA seolah tak habis di makan waktu, tak terasa jam tangan menunjukkan waktu shalat Jumat hampir dekat. Pak Ifdal mulai gelisah dan membisikkan kepada kawan-kawan untuk menyelesaikan kunjungan kerjanya.

“Nanti, kita lanjutkan lagi, ambil poin-poinnya saja, kita mau shalat jumat,” urai pak Ifdal. Rombongan bergegasa dan Derliana terlihat mulai berkemas-kemas. Laptop dan flashdisk dimasukkan ke dalam tas kemudian menuju lobby PA Sibolga.

“Kami mengucapkan terima kasih, lain waktu kami akan mengutus kawan-kawan untuk belajar SIADPA di sini,” kata pak Ifdal. “Ya, silahkan saja pak, kami juga berterima kasih PA Pandan mau datang melihat-lihat kami di PA Sibolga ini,” jawab pak Sahnan seraya menyambut salam tangan masing-masing rombongan PA Pandan. (Alimuddin)

sumber: www.pa-pandan.net (18/01/2013)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg