“Bedah Berkas“ di Pengadilan Agama Pematangsiantar

Pada hari Kamis, 25 April 2013 Pengadilan Agama Pematangsiantar melaksanakan kegiatan Bedah Berkas yang berlangsung di ruang sidang Pengadilan Agama Pematangsiantar.

Kegiatan tersebut merupakan serangkaian program Pengadilan Agama Pematangsiantar untuk meningkatkan kualitas kinerja Pengadilan Agama Pematangsiantar.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Pematangsiantar Drs. M. Jhon Afrijal, S.H., M.H. serta diikuti oleh Wakil Ketua, Panitera/ Sekretaris, Para Panitera Pengganti serta Jurusita Pengganti dengan penuh antusias.


Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Agama Pematangsiantar berpesan “ kegiatan bedah berkas ini bukan ajang untuk mencari kesalahan serta memojokkan satu pihak, tapi ini adalah demi kebaikan bersama dan kalaupun ada hal yang terasa kurang sesuai dengan Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku, mari kita sama-sama perbaiki guna menuju Pengadilan Agama Pematangsiantar yang lebih baik lagi di hari-hari yang akan datang “


Setelah bedah berkas selesai dilanjutkan dengan memperbaiki berkas yang kurang sesuai, langsung melalui SIADPA Pengadilan Agama Pematangsiantar. (Dadan D Riyadi)

sumber: www.pa-pematangsiantar.net (29/04/2013)

Pimpinan PA Kisaran Audiensi dengan Bupati Asahan

 

KISARAN – Selasa (16/04/2013),  Pimpinan Pengadilan Agama Kisaran melakukan pertemuan dengan Bupati Asahan. Rombongan yang terdiri dari Ketua (Drs. Munir, SH, M.Ag), Wakil Ketua (Drs.H. Abraruddin), Mohd. Harmaini, S.Ag, SH (Hakim), Panitera (H. Alpun Khoir Nst, S.Ag, MH), Wakil Sekretaris (Mukhlis Pulungan, S,Ag, MH) dan Khairul Muhadi (Staf Bag. Umum), diterima Bupati Asahan (Drs.H. Taufan Gama Simatupang, M.AP ), bersama dengan Sekda dan Asisten II  di ruang kerja Kantor Bupati Asahan di Kota Kisaran.

Ketua PA Kisaran menyampaikan bahwa audiensi ini dimaksudkan dalam rangka silaturahmi, kemudian juga dimaksudkan untuk menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan tugas-tugas yang dikerjakan di Pengadilan Agama Kisaran yang berada di Kabupaten Asahan.

Ketua menyampaikan bahwa tugas pokok Pengadilan Agama Kisaran adalah menerima, memeriksa, mengadili dan menyelesaikan perkara perdata tertentu di kalangan masyarakat muslim yang berada dalam Wilayah Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara.

Untuk  tahun 2012 yang lalu, Pengadilan Agama Kisaran menerima perkara sebanyak 1.433 perkara, dengan rincian 623 perkara gugatan dan 610 perkara permohonan. Khusus untuk perkara gugatan yang paling dominan adalah perkara perceraian. Sedangkan untuk tahun 2013 ini sampai medio bulan April ini PA Kisaran telah menerima sekitar 250 perkara gugatan dan 203 permohonan Itsbat Nikah. Menyikapi persoalan ini, Ketua menyampaikan bahwa peningkatan jumlah perkara yang masuk ke Pengadilan, di satu sisi bisa jadi karena kesadaran masyarakat yang meningkat untuk memperoleh kepastian hukum, namun di sisi lain hal ini  bukanlah satu hal yang membanggakan. Karenanya dimohon kepada Bupati untuk memikirkan persoalan ini sehingga angka perceraian di Kabupaten Asahan dapat berkurang.

 

Bupati Asahan (Drs.H. Taufan Gama Simatupang, M.AP) dalam pertemuan tersebut menyampaikan terima kasih banyak kepada pihak Pengadilan Agama Kisaran atas masukannya. Bupati berjanji akan menindaklanjuti atas persoalan ini dan siap membantu Pengadilan Agama Kisaran. Menurut Bupati sekitar 3 tahun yang lalu Pemerintah Kabupaten Asahan telah membentuk Tim Imtaq dari tingkat Kabupaten sampai ke tingkat Desa, hal ini dimaksudkan untuk mewujudkan masyarakat Asahan yang religius dan paham serta menjalankan ajaran agama dengan baik dan benar, salah satu indikatornya adalah terwujudnya keluarga sejahtera dan bahagia. Karena Bupati langsung memerintahkan Sekda dan Asisten II untuk menyusun langkah dan program apakah dalam bentuk penyuluhan atau lewat Tim Imtaq untuk menyampaikan pesan-pesan ini kepada masyarakat, sehingga persoalan-persoalan rumah tangga tidak semestinya harus ke Pengadilan tetapi dapat diselesaikan secara kekeluargaan di Desa.

Khusus menyangkut dengan persoalan Isbat Nikah, Bupati siap memfasilitasi untuk sidang keliling bagi kecamatan-kecamatan dalam wilayah Asahan yang berjauhan, beliau juga meminta kepada Asisten II untuk berkoordinasi dengan pihak Pengadilan Agama Kisaran, agar program ini dapat terlaksana dengan baik dan dapat dilaksanakan secara bertahap, dan beliau menyampaikan kepada Asisten II juga untuk berkoordinasi dengan Pengadilan Agama Tanjungbalai, karena sebahagian Wilayah Kabupaten Asahan berada dalam wilayah hukum Pengadilan Agama Tanjungbalai.

sumber: www.pa-kisaran.net (24 April 2013)

Tuesday Meeting
Pengadilan Agama Sibolga Adakan Bedah Berkas

www.pa-sibolga.net.

Tuesday meeting yang biasa dilaksanakan di PA Sibolga satu minggu sekali, kali ini yang bertepatan dengan Hari Selasa, tanggal 23 April 2013 bertempat di ruang sidang utama PA Sibolga, diisi dengan melaksanakan bedah berkas, yang mana ini merupakan salah satu dari program PTA Medan di tingkat Satker masing-masing.

Acara bedah berkas dimulai pukul 09.00wib, yang dipimpin langsung oleh Ketua PA Sibolga, Drs. H. Sahnan SH,MH dan didampingi oleh Wakil Ketua Drs. Zulkarnain Lubis dan Panitera serta diikuti oleh seluruh para Hakim, Panitera Pengganti dan sebagian pegawai honore.

Pada acara bedah berkas perdana ini, yang pertama kali mendapat bagian berkas untuk dibedah, yaitu berkas Majelis Bapak Ketua PA Sibolga sendiri yang telah berkekuatan hukum tetap, yang mana seluruh peserta diperbolehkan untuk membedah isi seluruh berkas perkara, dan selanjutnya hasil temuan yang didapat dikemukakan didepan peserta berkas dengan alasan dan dasar hukum yang kuat dan benar serta memberi masukan dan keritikan yang membangun tentunya dengan patron acuan yang telah dibuat sebelumnya oleh TIM yang ditunjuk oleh Ketua PA Sibolga sehingga acara bedah berkasnya terarah.

Dalam acara bedah berkas ini, bapak Ketua PA Sibolga menyampaikan arahannya, bahwa kegiatan ini sangatlah positif, ini bukan mau mencari kesalahan atau kekurangan, tetapi tidak lain memberikan masukan kepada Hakim agar kedepannya dalam setiap hendak memutus suatu perkara serta penyusuan perlengkapan berkas suatu perkara lebih sempurna, begitu juga dengan Panitera Pengganti dan juru sita pengganti dalam melaksanakan tugasnya sehingga apabila terdapat kesalahan dapat diperbaiki dan tidak terulang dimasa-masa yang akan datang, dan acara bedah berkas ini akan terus berkelanjutan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.

Tepat pukul 12.00 Wib, acara bedah perkas ini berakhir, dan ditutup langsung oleh Panitera PA Sibolga Bapak Khamami, S.Ag.

sumber: www.pa-sibolga.net (25/04/2013)

 

Pengadilan Agama Tarutung Gelar Rapat Untuk Tindaklanjuti Hasil Temuan Bawas MARI

“Kita, mulai dari unsur Pimpinan dan seluruh Pegawai Pengadilan Agama Tarutung pantas bersyukur karena minggu yang lalu Kantor Pengadilan Agama Tarutung kedatangan team dari Badan Pengawas Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kenapa kita harus bersyukur ? Karena melalui pengawasan yang dilakukan oleh team tersebut kita tahu sudah sampai dimana kualitas kinerja yang telah kita laksanakan selama ini” demikian Ketua Pengadilan Agama Tarutung memulai bimbingan dan arahannya dalam kegiatan Tuesday meeting dengan acara rapat untuk menindaklanjuti hasil temuan Badan Pengawas MARI.

Acara rapat ini langsung dipimpin oleh Ketua P.A. Tarutung, Drs. H. Mahmud Dongoran, MH dengan dihadiri oleh Wakil Ketua, para Hakim, Panitera/Sekretaris, Wakil Sekretaris, 3 orang Kaur, staf dan para tenaga honorer.


Sebelum Ketua P.A. Tarutung memberikan arahan dan bimbingannya, Panitera/Sekretaris Drs. Aidil sebagai pembawa acara terlebih dahulu memberikan kesempatan kepada Wakil Ketua Drs. H. Martias untuk menjelaskan beberapa hal yang menjadi temuan Team dari Bawas MARI yang pada prinsipnya menyatakan bahwa tidak ada hal yang fatal sehingga tidak membutuhkan kontrak kerja. “Ini semua adalah berkat kerjasama dan kerja keras kita semua selama ini, oleh karena itu sebagai pimpinan, kami tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semuanya, semoga di masa yang akan datang dapat kita tingkatkan lagi”, kata Wakil Ketua.

Lebih lanjut Ketua P.A. Tarutung dalam bimbingan dan arahannya menyatakan bahwa sesuai dengan kenyataannya bahwa ada beberapa hal atau bidang tertentu yang menjadi temuan dari team, oleh karena itu temuan-temuan tersebut harus segera untuk ditindaklanjuti.

Tidak terasa, acara rapat telah berlangsung selama dua jam, bertepatan pada pukul 11.00 WIB pembawa acarapun menyatakan acara akan segera ditutup seraya mengajak peserta rapat mengucapkan hamdalah, alhamdulillahi robbil ‘alamin dengan harapan semoga hasil rapat dapat terlaksana dengan baik.

sumber: www.pa-tarutung.net (23/04/2013)

Pengadilan Agama Stabat Gelar Rapat Minggu ke-IV

Stabat, pa-stabat.net
Memasuki minggu empat bulan April 2013, sebagaimana biasanya di ruang sidang kantor Pengadilan Agama Stabat dilaksanakan rapat evaluasi dipimpin langsung Ketua Pengadilan Agama Stabat Drs. H. Syaifuddin, S.H., M.Hum, yang di hadiri Wakil Ketua Pengadilan Agama Stabat Drs. H. Misharuddin dan Hakim beserta Pegawai Pengadilan Agama Stabat membahas segala permasalahan yang ada.
Rapat hari ini (22/04) selain menginventarisir permasalahan dan kendala tugas, juga dibahas pemantapan sistem pengawasan. Menurut Ketua Pengadilan Agama Stabat Drs. H. Syaifuddin, S.H., M. Hum., pengawasan yang dilakukan saat ini di Pengadilan Agama Stabat terdiri dari pengawasan beban kerja yang dapat diawasi secara langsung oleh Hakim Pengawas, juga pengawasan jarah jauh melalui alat teknologi yang dapat memonitoring semua aktivitas bidang tugas masing-masing pegawai.

Oleh karena itu jika Ketua mengetahui pekerjaan apa yang dilaksanakan oleh seorang pegawai di Pengadilan Agama Stabat, sekalipun Ketua sedang tugas luar bukan berarti karena seseorang memberitahukan kepada Ketua, tetapi adalah hasil dari monitoring yang digunakan oleh Ketua yang dapat dipertanggung jawabkan.

Dengan demikian Ketua berharap agar paradigma etos kerja harus dirubah yakni bekerja adalah memenuhi panggilan tugas yang dilaksanakan secara bertanggung jawab, bukan menghindar dari pemantauan pimpinan, karena jika paradigma itu yang masih dipertahankan, khawatir tugas dikerjakan saat di hadapan pimpinan, sebaliknya bila di belakang pimpinan tugas-tugas tidak dilaksanakan dengan baik.

Selain itu, sebagai Pelayanan Standart Mutu terbaik yang mau di buat di Pengadilan Agama Stabat atau sama dengan ISO. Ketua Pengadilan Agama Stabat berharap bahwa jika ada ditemukan kekurang sempurnaan nantinya supaya secepatnya diberitahukan agar segera disempurnakan, akhirnya rapat ditutup oleh Wakil Sekretaris sebagai moderator rapat hari ini.(Ks/Hms)

sumber: www.pa-stabat.net (23/04/2013)

  • 968-s-syarif-mappiasse.jpg
  • 969-s-rafiuddin.jpg
  • 970-s-abdul-mannan-hasyim.jpg
  • 971-s-ahsin-abdul-hamid.jpg
  • 972-s-imaluddin.jpg
  • 973-s-zainal-arifin.jpg
  • 974-s-yunadi.jpg
  • 975-s-imron.jpg
  • 976-s-rokhanah.jpg
  • 977-s-zainullah.jpg
  • 978-s-nasri.png