SOSIALISASI SIMPEG

Gbr.1. Pemberian materi SIMPEG oleh narasumber

Medan, 23 Juni 2011

Kegiatan sosialisasi SIMPEG Online berlangsung pada hari Kamis (23/06) dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 wib DI Ruang Rapat Gedung Pengadilan Tinggi Agama Medan, Jl. Kapten Sumarsono No.12 Helvetia, Medan. Peserta yang mengikuti sosialisasi ini berjumlah 19 orang yang terdiri dari masing-masing 1 orang operator SIMPEG dari 19 PA Se-Sumut. Sebagai narasumber yaitu Bpk. Muhammad Nasri,SH yang dahulu sebagai staf ahli bidang kepegawaian di PTA Medan namun semenjak Januari 2011 pindah dan menjabat sebagai Panitera Pengganti di Pengadilan Agama Lubuk Pakam.

Materi yang disampaikan oleh beliau yaitu Pengenalan Simpeg online, Penjelasan tentang Komponen SIMPEG online, dan Verifikasi dan Validasi Data simpeg. Online. Simpeg online adalah aplikasi sederhana, sangat mudah digunakan, tapi akan menjadi situasi yang sulit jika data tidak diupdate oleh admin, out ofdate akan merugikan pegawai.

Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian atau lebih dikenal dengan SIMPEG merupakan Sistem Pengolahan Data Kepegawaian, sehingga lebih efektif dan efisien,pertama kali diperkenalkan di Parung, Bogor pada tahun 2006, Lalu pada tahun 2007 bertempat di Wisma Haji (Jakarta) dilakukan verifikasi data. Tahun 2008 hingga 2009 diadakan verifikasi dan validasi data bertempat di Lembang-Bandung (2008) dan Cisarua-Bogor (2009). Hingga pada tahun 2010 muncul SIMPEG versi beta namun tidak disosialisasikan namun tiap admin SIMPEG harus mengkonversi SIMPEG lama menjadi SIMPEG Beta dengan memuat NIP Baru. Dan yang terbaru (2011) diluncurkanlah Simpeg online yang diberi nama SIMKEP.

Gbr.2. Suasana saat pengaplikasian simpeg online mengisi data pegawai

masing-masing operator.

Tidak hanya materi kegiatan sosialisasi ini juga langsung mengaplikasikan SIMPEG ONLINE untuk memperbaiki data pegawai PTA Medan dan PA Se-Sumut yang semenjak awal tahun 2011 belum terupdate seperti nama-nama pegawai cpns baru, mutasi pegawai, pegawai meninggal, kenaikan pangkat dan golongan, dan data yang double. Masing-masing operator mendata para pegawai yang ada di satkernya masing-masing sehingga harus sesuai dengan kondisi yang sekarang.

Ada beberapa kendala yang tidak bisa ditangani dari operator SIMPEG PTA Medan karena harus langsung ditangani oleh super admin dari Badilag seperti menghapus data pegawai karena ada data pegawai yang double terinput seperti yang terjadi pada data pegawai di PA Binjai dan PA. Medan. Namun hal itu akan segera dilaporkan untuk segera ditindaklanjuti. Yang terpenting adalah diharapkan kepada operator yang telah ditunjuk sebagai operator SIMPEG oleh satkernya masing-masing agar dengan sigap menginput data yang valid dan up to date ketika ada perubahan data pegawai di tempatnya bekerja. Semoga sosialisasi ini dapat menjadi kemudahan untuk penyampaian informasi data pegawai dari daerah ke pusat sehingga tidak ada pegawai yang dirugikan ke depannya.

 

 

 

 

 

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg