Ingin Punya Aura Positif
Oleh : Drs. H. Busra, SH. MH


Pada hari kedua puluh puasa Ramadhan 1436 H, Tushiah Ramadhan disampaikan oleh Hakim Tinggi PTA Medan Bapak Drs. H. Busra, SH. MH. Dalam taushiah Ramadhan itu Drs. H. Busra, SH. MH mengambil judul Ingin PUNYA AURA POSITIF.

Aura adalah medan energi yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup. Ada juga yang beranggapan bahwa Aura pancaran cahaya wajah atau pancaran cahaya yang keluar dari tubuh anda. Aura ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan anda sehari hari. Pernahkah anda melihat orang yang raut wajahnya berbinar energi sehingga manarik siapa saja lawan bicaranya.

Sementara sarjana ahli sinar tubuh, W.E Butler, mendefinisikan aura sebagai inti sari tak tampak. Willem Hogendoorn, mendifinisikan sebagai bentuk sinar yang mengelilingi tubuh manusia. Ahli terapi warna, Erwin, berpendapat sebagai sinar kehidupan yang melingkupi tubuh manusia.

Dari defenisi-defenisi diatas maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa Aura adalah suatu medan magnet elektromagnetik yang mengelilingi seluruh tubuh mahluk hidup. Dalam kisah-kisah Orang Suci atau para Nabi sering digambarkan seperti lingkaran HALO di sekitar kepala. AURA setiap manusia berbeda satu dengan yang lain. Ada yang berwarnah Merah, Hijau, Biru, atau Ungu. Setiap Vibrasi warna AURA memiliki ARTI yang berbeda.
Al-Qur’an tentang aura positif, Surat Al-Fath ayat 29.


Artinya : Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu Lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud.

Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, Yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah Dia dan tegak Lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.

Selanjutnya firman Allah pada surat Al-Ghasyiyyah ayat 1-16:

 

Artinya :

  1. Sudah datangkah kepadamu berita (Tentang) hari pembalasan?
  2. Banyak muka pada hari itu tunduk terhina,
  3. Bekerja keras lagi kepayahan,
  4. Memasuki api yang sangat panas (neraka),
  5. Diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas.
  6. Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri,
  7. Yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.
  8. Banyak muka pada hari itu berseri-seri,
  9. Merasa senang karena usahanya,
  10. Dalam syurga yang tinggi,
  11. Tidak kamu dengar di dalamnya Perkataan yang tidak berguna.
  12. Di dalamnya ada mata air yang mengalir.
  13. Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan,
  14. Dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya),
  15. Dan bantal-bantal sandaran yang tersusun,
  16. Dan permadani-permadani yang terhampar.

Seorang teman yang akan segera pensiun ditanya oleh temannya apa rahasia agar punya aura positif. Beberapa rahasianya diungkapkannya dalam beberapa hal :
1. Berfikirlah positif (Positive Thinking).
Al Hujurat ayat 12 :


Artinya : Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

Hadis Qudsi menebutkan : “Ana ‘inda zhanni ‘abdi bi wa ana ma’ahu iza zakarani. Fain zakarani fi nafsihi , zakartuhu fi nafsi, wain zakarani fi mala’in zakartuhu fi mala’in khayrin minhum. Wain taqarruba ilaiya shibran, taqarrabtu ilayhi zira’an, wa in taqarruba ilaiya zira’an, taqarrabtu ilaihi ba’a, wa in athani yamsyiy, ataytuhu harwalatan. (Aku sesuai dengan perkiraan hamba-Ku tentangKu. Dan Aku bersamanya apabia ia mengingatku. Maka jika ia mengingatku dalam dirinya, maka aku mengingat dirinya dalam diriku. Apabila ia mengingatku dalam sekumpulan jama’ah manusia, maka Akupun akan mengingatnya dalam sekumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila ia mendekatiku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila ia mendekatiu sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa…Dan apabila ia mendekati dengan berjalan, maka Aku akan mendekatinya dengan berlari. ). Jadi, apa yang dilakukan Allah kepada seorang hamba sesuai dengan dugaannya kepadaNya.

Ada doa yang bagus dan baik kita amalkan :
““Allahummaj’al awwalayawmina hadza shalahan wa awsathahu najahan wa akhirahufalahan (Ya Allah, jadikanlah awal hari kami ini kebaikan, pertengahannya keberuntungan, dan akhirnya kebahagiaan).”

Empat cara berfikir positif :
a. Sugesti positif.
b. Sapu bersih keluhan, ganti dengan bersyukur.
c. Lakukan visualisasi.
d. Lakukan hal yang menyenangkan.
2. Berusahalah memiliki perasaan bahagia dalam setiap situasi.
3. Membiasakan hidup rileks.
4. Bersenam atau berjalan santai di alam terbuka.
5. Banyak mengkonsumsi makanan sehat.


وَكُلُواْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّهُ حَلاَلاً طَيِّباً وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِيَ أَنتُم بِهِ مُؤْمِنُونَ


Artinya : Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezkikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.
6. Rajin beribadah, berzikir dan berdo’a.
7. Cukup istirahat.

Demikian taushiah ini disampaikan kiranya bermanfaat buat saya dan pembaca sekalian. (ahz)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg