KETUA PTA MEDAN BERI SAMBUTAN ZONA INTEGRITAS DI STABAT

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. H. Moh. Thahir, S.H., M.H, memberikan sambutan yang apresiatif pada acara Pencanangan Kesiapan Pembangunan Zona Integritas pada Pengadilan Agama Stabat menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi, Bersih dan Melayani (WBBM).
Sambutan tersebut disampaikan oleh Ketua PTA Medan pada hari Senin, tanggal 23 Nopember 2015 pada pukul 10.00 WIB bertempat di Aula Gedung Pengadilan Agama Stabat. Hadir dalam acara tersebut, Hakim Tinggi PTA Medan H. Yazid Bustami Dalimunthe, S.H., Ketua dan Wakil Ketua (PA Medan, PA Lubuk Pakam, PA Binjai), Ketua PN Stabat, Kajari Stabat, Kapolres langkat dan Ketua MUI Langkat serta seluruh Hakim dan Pegawai PA Stabat. Sebelum memberikan sambutan, Ketua PTA Medan menyaksikan Pengucapan Janji Ikrar Bersama oleh Aparatur Pengadilan Agama Stabat;

“Hari ini adalah hari yang bersejarah, kata Ketua PTA memulai sambutannya, dimana PA Stabat kembali mengukir sejarah baru setelah Penerapan Sistem Manajemen Mutu dan mendapat penghargaan ISO 9001-2008 untuk yang pertama kali di lingkungan Pengadilan Agama seluruh Indonesia, kini menjadi Model Percontohan (Pilot Project) Membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani(WBBM).
Di Indonesia, lanjut beliau, hanya 7 Pengadilan yang ditunjuk Mahkamah Agung membangun Zona Integritas ini, selain PA Stabat di Sumatera Utara, yaitu PA Jakarta Pusat, PA Jakarta Selatan, PN Jakarta Barat, PN Mempawah di Kalimantan Barat, PN Bau-Bau di Sulawesi Tenggara dan PTUN Serang di Banten.
Zona berarti wilayah/daerah dengan batasan khusus, sedangkan Integritas dimaksudkan konsistensi dan keteguhan yang tidak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan. Integritas secara etika diartikan kejujuran dan kebenaran dari tindakan seseorang. Oleh karenanya seseorang dapat dikatakan memiliki integritas apabila tindakannya sesuai dengan nilai, keyakinan dan prinsip yang dipegangnya.
Membangun Zona Integritas menuju WBK dan WBBM adalah kerja berat oleh karenanya semua pihak mulai dari pimpinan sampai bawahan harus punya komitmen yang kuat, punya mindset (pola pikir dan budaya kerja) yang sama sehingga keberhasilan membangun Zona Integritas ini dapat dicapai. Ada dua sasaran yang ingin dicapai dalam Zona Integritas ini yaitu;
1. Terwujudnya Pemerintahan yang Bersih dan Bebas KKN;
2. Terwujudnya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik;

Oleh karena itu Pimpinan, Hakim dan Pegawai serta Honorer PA Stabat harus bekerja sama dan sama-sama bekerja dalam membangun dan menjaga Zona Integritas ini, janganlah ada diantara kita yang menodai dengan perilaku yang tidak terpuji, demikian harapan Ketua PTA Medan mengakhiri sambutannya.(amr)