PTA MEDAN KEMBALI BERDUKA

Sekitar dua bulan yang lalu, PTA Medan dikejutkan dengan kabar duka wafatnya Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan, SYAHBUDDIN NASUTION, S.H., yaitu 22 September 2015, kini PTA Medan kembali berduka dengan meninggalnya Burhanuddin Harahap, S.H., M.H, Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan, tepatnya hari Selasa, tanggal 1 Desember 2015 sekitar pukul 6.00 WIB di Rumah Sakit Estomihi Medan. Almarhum pada hari Senin tanggal 30 Nopember 2015 tidak masuk kerja karena pusing kepala, lalu dibawa keluarga ke rumah sakit dan terus dirawat di ruang ICU, keesokan harinya sekitar pukul 6.00 pagi beliau menghembuskan nafas terakhir. Berita duka ini mengejutkan teman dan sahabat termasuk keluarganya. Almarhum meninggalkan isteri dan 2 orang anak (1 perempuan dan 1 laki-laki). Almarhum meninggal dunia dalam usia 56 tahun 8 bulan.

                                      

Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Tanjung Bunga II Gang Kemiri Simpang Limun, Medan dan dikebumikan setelah sholat ashar. Ketua, Wakil Ketua, Pansek dan Para Hakim Tinggi serta pejabat struktural dan fungsional serta Pegawai dan honorer PTA Medan hadir bertakziah ke rumah duka.
Dalam sambutannya, mewakili keluarga besar PTA Medan, Bapak Drs. H. Anshary, M.K., S.H., M.H, menyampaikan Innalillahi wainna ilahi rajiun, PTA Medan turut berduka cita yang sebesar-besarnya atas meninggalnya Burhanuddin Harahap, S.H., M.H, Panitera Pengganti PTA Medan, semoga almarhum diterima segala amal kebaikannya, diampuni segala dosa dan kesalahannya dan ditempatkan di syurga. PTA Medan merasa kehilangan seorang pegawai yang baik, rajin dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

Burhanuddin Harahap dilahirkan di Rantau Prapat pada tanggal 15 Maret 1959. Almarhum mulai meniti karir sebagai CPNS pada tahun 1990 dengan pangkat Pengatur Muda Tk I Golongan II/b di PTA Medan. Kemudian menjadi PNS ditempat yang sama sampai almarhum menghembuskan nafas terakhir tidak pernah mutasi dari PTA Medan dengan pangkat Pembina (IV/a).(amr)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg