
Medan (10/10/2016). Pengadilan Tinggi Agama Medan kembali kedatangan seorang anggota baru yang berasal jauh dari tanah Jawa. H. Achmad Zainullah, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Jakarta Utara Kelas I A, kini menginjakkan kakinya di tanah Sumatera sebagai seorang Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Medan.
Selengkapnya: Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan Lantik Hakim Tinggi

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M.H., Senin [26/09/2016], mengambil sumpah jabatan dan melantik Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan. Acara yang berlangsung di Aula PTA. Medan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua PTA. Medan, Dr. H. M. Muhammad Shaleh, S.H, M.Hum, Hakim Tinggi, para Ketua dan Wakil Ketua PA se Sumatera Utara Wilayah I, pejabat struktural/fungsional PTA. Medan serta Panitera dan Sekretaris PA. se-Sumatera Utara Wilayah I. Adapun Pejabat yang diambil sumpah jabatan dan dilantik tersebut adalah :
- Drs. H. ldris Ismail, S.H., M.H.I. (Hakim Tinggi PTA Pekanbaru menjadi Hakim Tinggi PTA. Medan)
- Drs. H. Darmansyah Hasibuan, S.H., M.H. (Wakil Ketua PA. Stabat Kelas I B menjadi Ketua PA. Stabat Kelas I B)
- Drs. Abd. Halim Zailani (Wakil Ketua PA. Kota Padangsidimpuan Kelas II menjadi Ketua PA. Kota Padangsidimpuan Kelas II)
![]() |
![]() |
Sebagaimana halnya seremonial pelantikan pejabat, acara yang dipandu oleh Adde Laida Rangkuti, S.H., M.M., berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Kasubbag Kepegawaian dan TI PTA. Medan, Muhammad Nasri, S.H., M.M., dan diakhiri dengan pengucapan pakta integritas dari masing-masing pejabat yang dilantik. Dalam kesempatan tersebut dilakukan pula serah terima jabatan dari Ketua PA. Stabat Kelas I B yang lama (Drs. H. Tarsi, S.H., M.H.I) kepada Ketua PA. Stabat yang baru dilantik, dan Ketua PA. Kota Padangsidimpuan yang lama (Drs. Mahmud Dongoran, M.H.) kepada Ketua PA. Kota Padangsidimpuan yang baru dilantik.
![]() |
![]() |
Usai mengambil sumpah jabatan dan melantik keempat pejabat tersebut, dalam bimbingan dan arahannya Ketua PTA. Medan, terlebih dahulu mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. “Kegiatan pelantikan ini belum selesai, karena masih ada seorang Hakim Tinggi yang belum dilantik karena dalam keadaan sakit, usai menunaikan ibadah haji, dan insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama beliau dapat segera dilantik”, ujar Ketua.
Lebih lanjut Ketua mengatakan mutasi adalah hal yang wajar. Oleh karena itu beliau berharap setelah mutasi dapat meningkatkan kinerjanya. Ketua berharap pakta integritas yang telah diucapkan dapat dipegang teguh termasuk lafaz sumpah. Karena pakta integritas dan lafaz sumpah adalah janji yang harus dilaksanakan untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya terutama kepada pencari keadilan, tukasnya.
![]() |
![]() |
Secara khusus Ketua mengucapkan terima kasih kepada Ketua PA. Stabat yang lama (Drs. H. Tarsi, S.H., M.H.I.) atas jerih payahnya mempertahankan ISO 9001:2008, dan berharap tongkat estafet yang telah diberikan kepada Ketua PA. Stabat yang sekarang dapat dijalankan lebih baik lagi, imbuhnya.
Di akhir bimbingan dan arahan Ketua mengucapkan selamat bekerja dan segera action melaksanakan tupoksi masing-masing, pungkasnya.
Usai acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan, diadakan sesi foto bersama dan ramah tamah sekaligus makan siang bersama. (Nas)

Medan|Senin|19/09/2016, Berlangsung di RuangRapat Pengadilan Tinggi Agama Medan, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M. H.mengambil sumpah dan melantikPanitera Pengganti. Adapun pejabat yang dilantik adalah Azhari, S.H., M.H., yang sebelumnya adalah Panitera Pengganti pada Mahkamah Syar’iyah Aceh.
Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat. Rangkaian acara dipandu oleh Liana Roslin Lubis, S.H., diawali denganpembacaan surat keputusan oleh Saripah Rahmah, S.Kom,kemudian dilanjutkan denganpelantikan, setelah itu dilaksanakan penandatanganan Berita Acara Sumpah oleh pejabat yang diambil sumpah dan naskahpelantikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan.
![]() |
![]() |
Dalamamanatnya, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan terlebih dahulu mengucapkan selamat bergabung di Pengadilan Tinggi Agama Medan.“Dengan dilantiknya Saudara Azhari, S.H., M.H., sebagai Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan, kini jumlah Panitera Pengganti di Pengadilan Tinggi Agama Medan menjadi 14 (empat belas orang) orang yang diharapkan mampu membantu para Hakim dalam mempercepat proses penyelesaian perkara banding di Pengadilan Tinggi Agama Medan”, ujar Ketua. “Yang jelas bahwa secara beban kerja, tingkat kesulitan kerja, maupun kwantitas dan kwalitas kerja juga berbeda, oleh karenanya kami menginginkan Saudara dapat menyikapi perbedaan pekerjaan itu dengan bobot kinerja yang lebih baik pula”, lanjut Ketua.
![]() |
![]() |
Acara dilanjutkan dengan do’a yang dipimpin oleh Drs. H. Syofyan Sauri, S.H., M.H., dan diakhiri dengan ucapan selamat dari seluruh hadirin.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Ketua, para Hakim, Pejabat struktural/fungsional dan Pegawai Pengadilan Tinggi Agama Medan. (Nas)

Setelah sukses melaksanakan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan tiga orang Hakim Tinggi dan empat orang Ketua Pengadilan Agama (Binjai, Pandan, Panyabungan dan Sidikalang) tanggal 6 September 2016, Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari yang sama melepas dan mengantar tugas Wakil Ketua dan 6 orang Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan yang pada TPM bulan Agustus 2016 ini masuk gerbong mutasi.
Adapun Hakim Tinggi yang mutasi adalah sebagai berikut :
1. Dr. H. Muhammad Shaleh, S.H., M.Hum, promosi menjadi Ketua PTA Banjarmasin;
2. Drs. H. M. Syazili Mathir, M.H, mutasi menjadi Hakim Tinggi PTA Palembang;
3. Drs. Jasiruddin, S.H., M.SI, mutasi menjadi Hakim Tinggi PTA Bandung;
4. Dr. H. Yusuf Buchori, S.H., M.SI, mutasi menjadi Hakim Tinggi PTA Yogyakarta;
5. Drs. H. Turiman, S.H., mutasi menjadi Hakim Tinggi PTA Yogyakarta;
6. Drs. H. Zulkifli Yus, M.H., mutasi menjadi Hakim Tinggi Mahkamah Syar’iyah Aceh;
7. Drs. H. M. Anshary MK, S.H., M.H., mutasi menjadi Hakim Tinggi Mahkamah Syar’iyah Aceh;
![]() |
![]() |
Dr. H. Muhammad Shaleh, S.H., M.Hum, dalam sambutannya mewakili diri sendiri dan Hakim Tinggi yang mutasi menyampaikan kesan dan pesan selama bertugas di PTA Medan. Kami yang mutasi ini berbeda, ada yang hanya 1 tahun lebih, ada sampai tiga tahun, dan saya paling cepat cukup 5 bulan bertugas di PTA Medan. Rasanya belum banyak saya berbuat untuk kemajuan PTA Medan. Meskipun hanya lima bulan bertugas, saya cukup bangga dengan PTA Medan, karena Pegawai PTA Medan peserta terbaik diklam PIM III se Indonesia yang kebetulan saya adalah mentornya. Semua itu adalah usaha pak Zulfikar Arif Rahman Purba sehingga menjadi peserta terbaik, saya hanya mendukung dan mensupport saja. Saya juga mewakili teman Hakim Tinggi yang pindah dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua dukungan dalam melaksanakan tugas pokok sehingga berjalan sebagaimana yang diharapkan, tidak lupa juga kami memohon maaf atas segala kesalahan baik tutur kata maupun perbuatan selama kita bergaul di PTA Medan. Kami berharap bahwa silaturrahmi antara kita tetap terjalin meskipun kita berpisah tempat tugas.
![]() |
![]() |
Sementara itu Pak. Drs. H. Marahenda Harahap, S.H., M.H., mewakili keluarga besar Pengadilan Tinggi Agama Medan menyampaikan sambutan, Ada 3 sikap yang mungkin muncul bagi pribadi yang mutasi, pertama bangga, senang atau bahagia karena mutasi ini sesuai yang diharapkan, banyak yang pulang kembali ke habitatnya kamung halaman sehingga menyenangkan. Ada juga yang menyikapi mutasi ini biasa-biasa saja, kemanapun siap dan tidak ada masalah. Yang ketiga ada yang menerima mutasi ini dengan stress, sakit hati karena tidak sesuai dengan harapannya. Tetapi yang mutasi kali ini, hakim tinggi PTA Medan, senang semuanya. Karena pulang ke kampung halaman. Kecuali Pak Jasiruddin promosi ke Bandung. Mewakili keluarga besar PTA Medan memohon maaf atas segala kesalahan dan kesilapan, semoga kita bisa berjumpa lagi. Meskipun jauh dimata tetap dekat dihati. Mari kita jaga silaturrahmi.
Ketua PTA Medan, Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M.H, dalam bimbingannya menyampaikan, bahwa PTA Medan merasa kehilangan dengan mutasinya Wakil Ketua dan 6 orang Hakim Tinggi, sementara pengganti Wakil Ketua belum ada, sedangkan pengganti Hakim Tinggi ada 5 orang. Namun demikian PTA Medan juga merasa senang karena yang mutasi senang kembali ke kampung halamannya. dua orang kembali ke Yogyakarta, dua orang kembali ke Aceh, satu orang ke Bandung dan Wakil Ketua meskipun ke PTA Banjarmasin, masih dekat ke Surabaya disbanding dari Medan.
![]() |
![]() |
Atas nama pimpinan mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru, hal-hal yang baik silakan dibawa ke tempat tugas yang baru dan hal-hal yang tidak baik/jelek harap ditinggal disini, jangan dibawa-bawa, ujar pak Armia. Saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Wakil Ketua dan para Hakim Tinggi yang telah melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik sehingga berjalan sebagaimana yang diharapkan. Tidak lupa juga atas nama pimpinan dan pribadi saya mohon maaf apabila ada kesilapan dan kesalahan dalam memimpin dan dalam bergaul sehari-hari baik di rumah dinas maupun di kantor. Meskipun kita berpisah namun silaturrahmi dan komunikasi kita tetap berlanjut Selamat bertugas di tempat yang baru semoga sukses selalu, ujar Ketua mengakhiri arahannya.
Setelah arahan Ketua PTA Medan acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Drs. H. Syofyan Sauri, S.H., M.H. dan acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dengan makan bersama.

Selasa, 6 Setember 2016, pukul 10.30 WIB bertempat di Aula Gedung PTA Medan, Ketua PTA Medan Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M.H, mengambil sumpah dan melantik 3 orang Hakim Tinggi dan 4 orang Ketua Pengadilan Agama ; Binjai, Pandan, Penyabungan dan Sidikalang;
Pelantikan Hakim Tinggi tersebut berdasarkan Petikan Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 76/KMA/SK/VIII/2016 tanggal 23 Agustus 2016 dan untuk Ketua Pengadilan Agama berdasarkan Keputuasan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 2268, 2271, 2304 dan 2388/DJA/KP.04.6/SK/8/2016 tanggal 22 Agustus 2016.
Nama Hakim Tinggi dan Ketua Pengadilan Agama yang dilantik sebagai berikut :
| No. | Nama | Jabatan Lama | Jabatan Baru |
| 1. | Drs. H. M. Ghozali Husein Nasution, S.H., M.H. | Hakim Tinggi PTA Pekanbaru | Hakim Tinggi PTA. Medan |
| 2. | Dr. H. Chazim Maksalina, M.H. | Ketua PA. Jakarta Selatan | Hakim Tinggi PTA. Medan |
| 3. | Drs. H. Abd. Latif, M.H. | Ketua PA. Jakarta Barat | Hakim Tinggi PTA. Medan |
| 4. | Drs. Khairuddin, M.H. | Ketua PA Selayar | Ketua PA Binjai |
| 5. | Drs. Muslim, S.H., M.A. | Hakim PA Semarang | Ketua PA Pandan |
| 6. | Drs. Abdul Hamid Lubis, M.H. | Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Kutacane | Ketua PA Penyabungan |
| 7. | Drs. Malem Puteh, S.H., M.H. | Wakil Ketua PA Natuna | Ketua PA Sidikalang |
![]() |
![]() |
Hadir dalam acara pelantikan tersebut Wakil Ketua PTA Medan (yang akan dilantik sebagai Ketua PTA Banjarmasin), Kepala Dilmilti Medan, Wakil Ketua PTTUN, Hakim Tinggi PTA Medan beserta isteri, Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama wilayah Sumatera Utara, serta undangan lainnya.
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan SK oleh Kasub Kepegawaian dan IT, Muhammad Nasri, S.H., M.M. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan. Setelah penandatanganan berita acara sumpah, Pelantikan Hakim Tinggi dan Ketua PA, acara dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas oleh Pejabat yang dilantik. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan serah terima jabatan dari Pejabat Lama kepada Pejabat Baru (PA Binjai, PA Pandan, PA Penyabungan dan PA Sidikalang).
![]() |
![]() |
Ketua PTA Medan dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada para Hakim Tinggi dan Ketua Pengadilan Agama yang baru dilantik. Selamat datang di Kota Medan, Medan adalah termasuk Kota terbesar no. 3 di Indonesia, Bandara terbesar No. 2 setelah Soekarno Hata, Propinsi terbesar ke 4 di Indonesia, Kota yang ramah, berbagai etnis tinggal di Medan, PTA Medan mempunyai keunggulan sendiri, punya banyak rumah dinas, dan punya dua ban lapangan tenis dibanding PTA lainnya yang hanya punya satu ban. Mutasi adalah hal yang wajar, karena mutasi diselenggarakan untuk kepentingan institusi/lembaga, untuk penyegaran, peningkatan karier dan kepentingan lain atas pertimbangan tertentu.
![]() |
![]() |
Hakim Tinggi yang mutasi ke PTA Medan dan Ketua PA yang dulu pernah bertugas di wilayah PTA Medan merupakan mutasi yang menyenangkan karena kembali ke habitatnya. Saya ucapkan selamat kepada Para Hakim Tinggi dan Ketua PA yang baru dilantik dengan harapan semoga dapat melaksanakan tugas dan membangun Peradilan Agama di Sumatera Utara, demikian harapan Ketua PTA Medan. (Amr)





















