Pengadilan Tinggi Agama Medan Gelar Kegiatan Akurasi Data Keuangan dan Data BMN Peradilan Wilayah Sumut TA 2014
Pada hari Rabu, 22 Januari 2014 bertempat di Hotel Grand Antares Medan digelar Kegiatan Akurasi Data Keuangan dan Data BMN pada Empat Lingkungan Peradilan Wilayah Sumut Tahun Anggaran 2014 dengan mengambil tempat di Aurora Ballroom, dengan peserta acara terdiri dari operator SAKPA dan SIMAK BMN dari 44 satker peradilan wilayah Sumut.
Acara dibuka secara resmi oleh Plh. Ketua PTA Medan, Drs. H. Syazili Mathir, SH, MH. Dalam bimbingan dan arahannya beliau menyampaikan bahwa berdasarkan rapat konsolidasi di Bogor yang lalu, Bapak Sekretaris Mahkamah Agung (SEKMA) RI (Nurhadi) mengatakan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Pusat untuk instansi Mahkamah Agung yang terdiri dari Laporan bagian Keuangan dan Laporan Bagian Umum/ SIMAK BMN untuk tahun 2013 mendapatkan nilai dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI yaitu “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” oleh sebab itu pak Sekretaris Mahkamah Agung mempunyai harapan bahwa laporan keuangan Mahkamah Agung untuk tahun akan datang minimal dapat dipertahankan dan kalau bisa dapat diraih yang lebih baik lagi dan ini optimisme bapak sekma dalam mempertahankan laporan keuangan Mahkamah Agung.
Lanjut Pak Syazili, “Diadakanya kegiatan Akurasi Data seperti ini dimaksudkan untuk “menyamakan” nilai antara SIMAK BMN dan Laporan bagian Keuangan. Dan ini sangat penting agar tidak terdapat selisih nilai yang significant antara laporan keuangan dengan laporan BMN yang nantinya kalau terdapat selisih maka akan menganggu penyusunan laporan keuangan Mahkamah Agung untuk satker dibawahnya.”
“Keuntungan lain diadakan akurasi data seperti ini untuk mengurangi “Permasalahan” Satker yang kemungkinan selama ini tidak dapat diselesaikan oleh Satker, maka dengan datangnya Orang-orang terbaik Mahkamah Agung ini terutama dari Biro Keuangan dan Biro Perlengkapan, harapan kita bahwa jika terdapat permasalahan antara bagian umum dan bagian keuangan dapat diatasi dengan bijak dan solusi yang terbaik”, tegas Plh. Ketua PTA Medan.
Sambungnya lagi, harapan yang lain adalah dengan baik laporan Keuangan kita maka diharapkan juga untuk para pegawai dapat kiranya menaikan Remunerasi Pegawai Mahkamah Agung dan Peradilan dibawahnya karena laporan keuangan Mahkamah Agung telah baik dan sempurna. Karena salah satu indicator yang dikatakan pak Sekma dalam rapat di Bogor, kalau laporanya sudah baik maka sesuatu akan bisa kita dapat yaitu kenaikan remunerasi para pegawai Mahkamah Agung dan peradilan dibawahnya. Amin. (zul/msr)
Sekretaris Ditjen Badilag Menyampaikan Hasil Rumusan Rapat Pleno MA RI

Pada acara yang sama dengan acara pelantikan pejabat Pengadilan Tinggi Agama Medan di Hotel Grand Antares Medan tanggal 9 Januari 2014, Sekretaris Ditjen Badan Peradilan Agama MA RI, Tukiran, SH, MM menyampaikan informasi mengenai hasil rumusan rapat pleno pimpinan MA RI yang diselenggerakan pada tanggal 19 Desember 2013 yang lalu di Megamendung, Bogor.
Pertama, hasil pleno program nonteknis jangka pendek MA RI salah satunya adalah mencapai peringkat terbaik dalam tatakelola laporan barang milik negara. Oleh karena itu, Biro Perencanaan dan Organisasi MA RI akan melakukan monitoring ke daerah. Kemudian, Pak Sekretaris Badilag juga menyarankan kepada Ketua Pengadilan Agama se Sumut agar dapat meningkatkan kreatifitas dan keterampilan, minimal mempertahankan pejabat dan operator SIMAK BMN yang ada saat ini. Hal ini sebagai salah bentuk tindakan dalam mempertahankan opini WTP yang telah dicapai pada tahun 2013 yang lalu. Kita berharap opini ini dapat bertahan minimal dalam kurun waktu 2 tahun.
Selanjutnya mengenai penilaian tatakelola laporan keuangan agar dapat dipertahankan. Pesan dari Kepala Biro Perencanaan agar jika ada revisi anggaran DIPA masing-masing satker agar dilakukan pada awal tahun atau secepatnya sehingga tidak mengganggu penyerapan anggaran ke depan.
Untuk penilaian LAKIP MA pada tahun 2012 belum beranjak dari nilai CC. Pada kenyataannya, ternyata banyak satker yang tidak mengirimkan atau tidak sampainya LAKIP ke Mahkamah Agung. Pimpinan MA menyampaikan pesan agar untuk penyusunan LAKIP dapat diperbaiki dan ditingkatkan. Bisa mencontoh laporan PA Banten yang menjadi terbaik di lingkungannya, lakip Bawas MA RI atau bisa juga bersinergi dengan instansi terkait kemampuan penyusunan LAKIP seperti BPKP dan lain sebagainya.
Kemudian mengenai PP Nomor 46 Tahun 2011 mengenai Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil. SKP merupakan salah satu instrumen kerja yang mutlak harus ada. Penilaian SKP didapat dari BP3 sehingga ini merupakan program jangka pendek yang sangat mendesak yaitu mulai tanggal 1 Januari – 31 Desember 2014.
Poin berikutnya, 4 lingkungan peradilan di setiap provinsi yang sudah ditetapkan dapat membentuk ULP yaitu Unit Layanan Pengadaan. buka saja pengadaan barang/ jasa, semua kegiatan bersama seperti bintek dan lain-lain yang dibiayai APBN harus dikoordinasikan bersama.
Selanjutnya, hal-hal lain yang menjadi perhatian bersama seperti peningkatan tunututan kode etik seperti meningkatkan kedisiplinan, salah satunya dengan tidak memanfaatkan harpitnas.
Kemudian Pak Sekretaris juga menyampaikan program prioritas Badilag, salah satunya adalah manajemen SDM dengan memanfaatkan TI dalam sistem kerja sehari-hari. Dirjen Badilag juga sedang melakukan program integrasi SIMPEG dan SIADPA. Sistem promosi mutasi akan berbasis teknologi informasi. Bagi hakim yang tidak menggunakan SIADPA sebagai alat untuk meyusun putusan akan terlihat di sana. Sistem ini akan disosialisasikan bulan Juni atau Juli 2014.
Pelayanan publik, sebagai program baku sampai dengan 2035, Pak Sekretaris mengharapkan kepada pengadilan agama yang masih nakal merubah paradigma “bila bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah” menjadi sebaliknya. Hal yang seharusnya mudah ini menjadi sulit bilamana paradigma tidak berubah. (zul/ty)
Lihat Hasil Rapat Pleno Mahkamah Agung RI selengkapnya di website badilag.net
PTA Medan Gelar Acara Pelantikan dan Pengantar Tugas

MEDAN – Bertempat di Hotel Grand Antares Medan tanggal 9 Januari 2014 pukul 09.00 WIB dimulailah acara Pelantikan Hakim Tinggi, Panitera/Sekretaris, Wakil Panitera, dan Panitera Muda Hukum PTA Medan.
Hadir pula dalam acara pelantikan, Sekretaris Dirjen Badilag MA, Tukiran, SH, MM, Senior Advisor AIPJ, Drs. H. Wahyu Widiana, MA Ketua PTA Makassar, Drs.H.Alimin Patawari, SH.,M.H., Wakil Ketua PTA Makassar Drs. Bahrussam Yunus, S.H.M.H., Ketua PTA Mataram Drs. H. A. Karim A. Razak, SH. MH., dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram Drs. H. Marsaid, SH.MH.
Pejabat yang dilantik adalah:
- Drs. H. lrsan Mukhtar Nasution (Hakim Tinggi PTA Medan dari PTA Makassar)
- Drs. ldham Khalid, S.H. (Hakim Tinggi PTA Medan dari PA Mataram)
- Drs. Agus Zainal Mutakin, SH, (Panitera/ Sekretaris PTA Medan )
- H. Hilman Lubis, SH, MH (Wapan PTA Medan) dan
- Drs. Ali Mukti Daulay. (Panmud Hukum PTA Medan)
Mengenal Lebih Dekat Panitera/ Sekretaris PTA Medan
Drs. Agus Zainal Mutaqien, SH, kelahiran Tasikmalaya tahun 1959 tersebut bermula karirnya di Peradilan pada tahun 1983 di Pengadilan Agama Garut sebagai CPNS dan PNS sampai dengan 1991. Beliau dipromosikan menjadi Panitera Pengganti pada tahun 1991, kemudian Kasubbag Kepegawaian pada tahun 1993 dan Wakil Sekretaris di PTA Bandung pada tahun 1997.
Kemudian beliau diangkat menjadi Panitera/ Sekretaris Pengadilan Agama Tingkat Pertama yaitu PA Cimahi pada tahun 2000 dan PA Bandung pada tahun 2004.
Tak lama selang 2 tahun kemudian, beliau diangkat menjadi Panitera/ Sekretaris Pengadilan Agama Tingkat Banding sampai dengan sekarang, mulai dari PTA Banten (2006), PTA Makassar (2010) dan PTA Medan (2013).
Beliau memiliki empat orang anak perempuan, Munajah Dewiani, Suci Nurmala, Dea Salamah, Nur Zen Hasanah dari seorang istri bernama Dewi Sumili. Beliau pernah kuliah dan menyelesaikan sarjananya di dua universitas, sarjana Syariah di Universitas Islam Bandung (1992) dan sarjana Hukum di Universitas Mathla’ul Anwar (2010).
Beliau merupakan seseorang yang tekun dan gigih dalam mengemban tugas, berdedikasi yang tinggi kepada pengadilan agama. Semoga dengan kehadiran beliau di Pengadilan Tinggi Agama Medan ini dapat memberi semangat dan warna baru yang dapat meningkatkan dan mengembangkan manajemen SDM maupun administratif dan lain sebagainya yang diperlukan di lingkungan peradilan agama se Sumatera Utara. Semoga kehadiran Pak Pansek sebagai langkah awal mendukung dan mewujudkan harapan Pak Ketua menjadikan Pengadilan Tinggi Agama Medan dan PA dibawahnya BERPRESTASI di Tahun 2014.
Acara Pengantar Tugas
Setelah acara pelantikan dilangsungkan, selanjutnya digelar acara pengantar tugas kepada Hakim Tinggi, Panmud Hukum, Panitera Pengganti PTA Medan di tempat dan ruangan yang sama pukul 10.30 WIB.
Pejabat tersebut adalah:
- Drs. H. Husin Fikry lmron, S.H.MH (mutasi menjadi Hakim Tinggi PTA Bangka Belitung)
- Dra. Hj. Rosmawardani, S.H. (mutasi menjadi Hakim Tinggi MSy Aceh)
- Dra. Hj. Hafidhah Ibrahim (mutasi menjadi Hakim Tinggi MSy Aceh)
- Drs. H. Muhammad Is, S.H. (mutasi menjadi Hakim Tinggi MSy Aceh)
- Drs. H. Sulaeman Abdullah, S.H., M.H. (mutasi menjadi Hakim Tinggi PTA Palembang)
- Drs. H. Abd. Khalik, SH (mutasi menjadi Panitera/Sekretaris PA Medan Klas I-A)
- Suwito, SH (mutasi menjadi Panitera/Sekretaris PA Binjai)

Drs. H. Husin Fikry Imron, SH, MH mewakili pejabat yang mutasi dan Drs. H. Syamsuddin Harahap, SH mewakili warga peradilan agama se Sumatera Utara naik ke panggung menyampaikan permintaan maaf serta permohonan doa restu dan doa selamat menjalankan tugas di tempat yang baru.
Dalam arahan dan bimbingannya, Drs. H. Soufyan M Saleh, SH, MM, menyampaikan semoga dengan kedatangan hakim yang baru ini kita tetap bisa bekerja sama dan memperkokoh keteguhan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi PTA Medan.
Kepada Pansek baru, Pak KPTA Medan berharap untuk bekerja seoptimal mungkin sehingga apa yang telah dicanangkan dalam rakerda yang lalu yang mana telah disepakati bersama tahun 2014 adalah tahun prestasi.
Selanjutnya, Drs. H. Wahyu Widiana, MA selaku Senior Advisor AIPJ menyampaikan kebanggaanya kepada peradilan agama, sekalian keunggulannya adalah leadership dan kekompakan, peradilan agama juga menjadikan Mahkamah Agung mendapatkan penilaian sistem integritas terbaik dari KPK. Pak Wahyu juga menyampaikan bahwa pelaksanaan program scoping legal identity AIPJ ini bertujuan untuk menigkatkan kepemilikan akta kelahiran dan buku nikah. (zul/ty)
Ketua PTA Medan Buka Seminar yang Diadakan FS IAIN SUMUT

MEDAN – Bertempat di Hotel Grand Antares Medan, tanggal 9 Januari 2014 pukul 14.00 WIB, Fakultas Syariah IAIN Sumut gelar Seminar Perspektif Alumni Syariah dalam Pembangunan Hukum di Indonesia.
Hadir narasumber dalam seminar ini, Ketua Pengadilan Agama Medan, Drs. H. Khairuddin, SH, MH, Dekan Fakultas Syariah IAIN Sumut diwakili oleh Pembantu Dekan Bidang Akademis, Dr. Akmal Tarigan dan perwakilan dari Kesbang Limnas Sumut.
Peserta acara seminar kali ini selain 100 mahasiswa FS IAIN Sumut, dihadiri pula oleh 15 orang utusan Persatuan Kebangsaan Pelajar Islam Malaysia, serta Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Agama se Sumatera Utara.

Selanjutnya dilakasanakan pula penandatanganan MoU antara LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Fakultas Syariah IAIN Sumut diwakili oleh Dra. Hj. Fauziah dengan Pengadilan Tinggi Agama Medan diwakili oleh Drs. H. Soufyan M Saleh, SH.
Seminar ini merupakan kerjasama antara Posdiskum (Pos Diskusi Hukum) Fakultas Syariah IAIN Sumut dengan Pengadilan Tinggi Agama Medan dalam rangka menyamakan persepsi tentang fungsi posbakum di pengadila agama serta meningkatkan peran serta mahasiswa dalam praktek kerja lapangan di posbakum pengadilan agama. (sms/ty)
PTA Medan Jalin Kerjasama dengan UIN Ar-Raniry

Hari Jumat, 27 Desember 2013, bertempat di ruang pertemuan Program Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Aceh, Ketua PTA Medan Drs. H. Soufyan M. Saleh, SH, MM bersama Direktur PPS UIN Ar-Raniry Prof. DR. H. Rusydi ALI Muhammad, MA telah menandatangani Perjanjian Kerjasama, Memorandum of Understanding [MOU].
Pada waktu yang sama juga berlangsung penandatanganan MOU antara PPS UIN Ar-Raniry Aceh dengan PPS IAIN Medan Sumatera Utara.
Perjanjian kerjasama antara PTA Medan dengan PPS UIN Ar-Raniry Aceh terutama dimaksudkan dalam rangka peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, kesempatan dan akses untuk melakukan penelitian serta kegiatan ilmiah lainnya dalam bentuk seminar, lokakarya, penulisan buku dan yurisprudensi, dll, yang dilakukan bersama antara kedua belah pihak.
Dalam sambutan pengantar Ketua PTA Medan menyampaikan bahwa kerjasama ini sangat penting. Di lingkungan PTA Medan ada sekitar 270 pegawai (hakim dan pegawai lain) yang sudah menyelesailkan S2 dan sangat berminat untuk melanjutkan ke S3. Mudah-mudahan melalui kerjasama ini akan membuka peluang dan kemudahan bagi mereka terutama dalam rangka doktorisasi hakim yang sering dianjurkan oleh Ketua Kamar Agama DR. H. Andi Syamsu Alam.
Selain itu Ketua PTA juga menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya angka perceraian di Sumatera Utara. Setiap perceraian akan menimbulkan persoalan sosial bagi perempuan dan anak yang menjadi “korban” perceraian, yang harus mendapat perhatian dan perlindungan dari masyarakat dan negara agar tidak menimbulkan akibat-akibat yang negatif, karena perempuan dan anak-anak tersebut telah kehilangan penanggungjawab utama dalam kehidupan mereka.

Direktur UIN Ar-Raniry Aceh, berharap kerjasama ini nantinya segera dapat diwujudkan baik dalam kegiatan nyata yang bermanfaat bagi kedua lembaga dan masyarakat seperti pembinaan SDM kelembagaan, maupun kegiatan lainnya dalam hal perlindungan dan pemberdayaan bagi perempuan dan anak yang menjadi “korban” perceraian.
Seminggu yang lalu pada tanggal 18 Desember 2013 PTA Medan juga telah menandatangani perjanjian kerjasama [MOU] dengan Pasca Sarjana Universitas Panca Budi Sumatera Utara. (sms)