PELANTIKAN HAKIM TINGGI PTA MEDAN

Awal tahun 2016, tepatnya hari Rabu, tanggal 20 Januari 2016 pukul 10.30 WIB Wakil Ketua PTA Medan, Dr. Hj. Djazimah Muqaddas, S.H., M.Hum, mengambil sumpah dan melantik :
- Dra. MASDARWIATY, M.A. sebagai Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi PTA Padang;
- Drs. H.M. KAMIL KHATIB, S.H., M.H., sebagai Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi PTA Pekanbaru;
- Drs. H. ABDULLAH Tgk. NAFI, sebagai Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi PTA Bangka Belitung;
- Drs. H. MARAENDA HARAHAP, S.H.,M.H., sebagai Hakim Utama/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama/Hakim Tinggi PTA Banten;
- Drs. H. SHOLEH, S.H., M.H., sebagai Hakim Utama/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama/Hakim Tinggi PTA Surabaya;
- Drs. H. MANSUR MUDA NASUTION, S.H., M.H., sebagai Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi PTA Pontianak;
Pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 5/KMA/SK/I/2016, tanggal 7 Januari 2016, tentang Mutasi/Promosi Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama/Mahkamah Syar’iyah Aceh dilaksanakan di Hotel Garuda Plaza Medan;
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan SK oleh Kasub Kepegawaian, Muhammad Nasri, S.H., M.M. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan. Setelah penandatanganan berita acara sumpah, Pelantikan Hakim Tinggi, lagu padamu negeri, dan arahan Wakil Ketua. Acara ditutup dengan pembacaan do’a dan pemberian ucapan selamat.
![]() |
![]() |
Wakil Ketua dalam sambutannya menyampaikan; “Mutasi adalah hal yang wajar, karena mutasi diselenggarakan untuk kepentingan institusi/lembaga, untuk penyegaran, peningkatan karier dan kepentingan lain atas pertimbangan tertentu. Pimpinan Mahkamah Agung”, lanjutnya, “sudah berupaya maksimal meningkatkan kesejahteraan hakim yaitu dengan adanya PP Nomor 94 Tahun 2012, akan sangat tidak bertanggung jawab apabila kepercayaan ini kita sia-siakan, tentunya harus diimbangi dengan tertib jam kerja, peningkatan kerja dan pelayanan publik, sehingga tercermin rasa tanggung jawab terhadap lembaga diatas segalanya.
Pimpinan Mahkamah Agung merasa prihatin karena masih ada hakim yang tidak mau meningkatkan kinerjanya, termasuk disiplin masuk kerja, kurang memiliki rasa tanggung jawab terhadap kinerjanya, bahkan merasa bebas setelah adanya PP Nomor 94 Tahun 2012. Sekalipun usia hakim tinggi saat ini banyak yang sudah mendekati usia pensiun, namun jangan dijadikan alasan menurunnya disiplin masuk dan keluar kantor, atau menurunnya kinerja, namun sebaliknya dijadikan ladang amal sholeh diakhir masa baktinya, tetap bersemangat dan memberi tauladan bagi pegawai lainnya. Saya ucapkan selamat kepada Para Hakim Tinggi yang baru dilantik dengan harapan semoga dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab”. demikian harapan Wakil Ketua.(Amr).
PELANTIKAN PANITERA PTA MEDAN
![]() |
![]() |
“Dengan mengucap syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan ridha-Nya, pada hari ini Rabu, tanggal 20 Januari 2016 M bertepatan dengan tanggal 10 Rabiul Akhir 1437 H, Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 3884/DJA/KP.04.6/SK/12/2015, tanggal 29 Desember 2015, Saya Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, dengan resmi melantik :
Sdr. H. TRI HARYONO, S.H., sebagai PANITERA Pengadilan Tinggi Agama Medan;
Demikian bunyi sebahagian naskah Pelantikan yang diucapkan oleh Dr. Hj. Djazimah Muqaddas, S.H., M.Hum, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan.
Acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Panitera Pengadilan Tinggi Agama Medan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 20 Januari 2016 pukul 10.00 WIB, bertempat di Hotel Garuda Plaza Medan. Hadir dalam acara tersebut Ketua PTA Surabaya, Ketua PTA Semarang, Para hakim Tinggi PTA Medan, Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama se Sumatera Utara.
Setelah Pelantikan acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan, dari Panitera lama Drs. H. SYAMSIKAR yang mutasi ke PTA Pekanbaru kepada H. TRI HARYONO, S.H,. yang sebelumnya sebagai Panitera PTA Semarang.

“Saya berasal dari Klaten”, ujar H. Tri Haryono, memperkenalkan diri yang baru pertama kali ke Medan. Saya memulai karir sebagai CPNS tahun 1981 di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Denpasar. Di Bali inilah saya mendapatkan seorang isteri, lanjutnya. Setelah Dari Bali saya Mutasi ke Wilayah PTA Yogyakarta yaitu Pansek PA Bantul kemudian mutasi menjadi Panitera PTA Yogyakarta, dari Yogyakarta pindah ke PTA Bandung, kemudian ke PTA Surabaya dan terakhir ke PTA Semarang, lebih kurang 3 tahun mutasi lagi ke PTA Medan”;
Wakil Ketua PTA Medan, dalam sambutannya menyampaikan; “Mutasi perpindahan tugas adalah hal yang wajar, karena mutasi merupakan bagian dari kebijakan strategis Mahkamah Agung untuk memastikan bahwa organisasi selalu diisi oleh tenaga yang kompeten, bersemangat dan memiliki komitmen”.
“Berbagai faktor selalu dipertimbangkan oleh pimpinan Mahkamah Agung dalam mengatur komposisi sumber daya manusia”, lanjut beliau, “mutasi yang diselenggarakan oleh pimpinan senantiasa bermuara kepada kepentingan institusi/lembaga, penyegaran, peningkatan karier dan kepentingan-kepentingan lain atas pertimbangan tertentu, oleh karena itu saya harapkan mutasi ini dapat disikapi dengan arif dan bijaksana untuk mewujudkan peradilan yang agung dan modern. Kepada Panitera yang baru dilantik saya ucapkan selamat dengan harapan mudah-mudahan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab”.
Acara ditutup dengan doa dan pemberian ucapan selamat kepada Panitera yang baru dilantik didampingi isteri. (amr)
MANTAN KETUA PTA MEDAN KEMBALI KE KAMPUNG HALAMAN
31 Desember 2015 adalah hari terakhir Bp. Drs. H. Moh. Thahir, S.H., M.H., berada di Medan. Pagi menjelang siang beliau dan keluarga berangkat ke Bandara Kuala Namu menuju kampung halamannya yaitu Desa Batu Besar Pulau Batam, setelah hampir 50 tahun berada di perantauan.

Keluarga besar PTA Medan melepas keberangkatan beliau dalam satu acara yang sangat sederhana yang dilaksanakan di Lobby PTA Medan, tanggal 31 Desember 2015 pukul 8.00 WIB.
Bapak. H. Moh. Thahir didampingi istri berpamitan kepada keluarga besar PTA Medan dan memohon maaf jika ada silap dan salah. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian serta doa dari Wakil Ketua, Para Hakim Tinggi, Pansek, Pejabat Struktural dan Fungsional, Pegawai dan honorer.
Bp. Yazid Bustami Dalimunthe, S.H., mewakili keluarga besar PTA Medan mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan arahan, mohon maaf atas segala kesilapan dan kesalahan dan mendoakan semoga Bapak Moh. Thahir dan keluarga diberi kesehatan dan keselamatan, perjalanan lancar dan selamat sampai ke kampung halaman.
![]() |
![]() |
Setelah bersalam-salaman, Pak Thahir beserta rombongan Pengantar berangkat menuju bandara Kuala Namu untuk melanjutkan perjalanan ke Batam. Selamat Jalan...semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan keselamatan kepada kita. Amin(amr).
Kalau ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Kalau usia kita sama panjang
Insya Allah akan bertemu kembali
PROSESI PELEPASAN KETUA PTA MEDAN KHIDMAT
Desember ceria seperti kata lagu, demikian juga bagi Bapak Drs. H. Moh. Thahir, S.H., M.H, (Ketua PTA Medan yang ke 13). Desember adalah hari bersejarah karena di bulan itulah beliau dilahirkan tepatnya 5 Desember 1948. Dan 5 Desember 2015 genaplah beliau berusia 67 tahun dan 67 tahun adalah batas usia hakim tinggi memasuki pensiun. Bagi Bapak Moh. Thahir, Desember 2015 adalah hari-hari terakhir untuk meninggalkan Gedung PTA Medan karena saatnya telah tiba untuk menanggalkan jabatan sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama karena sudah purna bakti.

Keluarga besar PTA Medan tidak ingin kehilangan Pimpinannya begitu saja. Acara pelepasanpun digelar di Hotel Garuda Plaza Medan pada hari Senin, tanggal 28 Desember 2015 mulai pukul 9.00 WIB. Hadir dalam acara tersebut Bapak Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.Ip., M.Hum, (Ketua Kamar Peradilan Agama MARI). Bapak Drs. H. Abdul Manaf, M.H, (Dirjen Badilag MARI), Bapak Tukiran S.H., M.M. (Sekretaris Dirjen Badilag). Para Pimpinan 4 Lingkungan Peradilan tingkat Banding Wilayah Sumatera Utara. Hadir juga 15 Ketua Pengadilan Tinggi Agama yaitu : PTA (Jakarta, Bandung, Surabaya, Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Bengkulu, Lampung, Ambon, Palangkaraya, Gorontalo, Manado dan Makasar). Wakil Ketua PTA Yogyakarta, Ketua PA Pekanbaru, Hakim PA Semarang, serta Para Ketua, Wakil dan Pansek se Wilayah Sumatera Utara.
Prosesi pelepasan dimulai dengan Pembacaan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia yang dibacakan oleh Drs. Syamsikar, Panitera/Sekretaris PTA Medan. Kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan riwayat hidup singkat Drs. H. Moh. Thahir, S.H., M.H yang disampaikan oleh Zulfiqar Arif Rahman Purba, S.H., M.M, Kasub Bagian Kepegawaian PTA Medan.
Drs. H. Moh. Thahir, S.H., M.H., lahir di Batam, 5 Desember 1948, isteri Dra. Hj. Munirah Djamal asal Rappang Sulawesi Selatan. Riwayat Pendidikan; SD tamat 1963, PGA 6 tahun tamat 1968, Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tamat 1975, Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda tamat 1990, Pasca Sarjana Ilmu Hukum Universitas Muslimin Indonesia Makasar, selesai 2002.
Riwayat Pekerjaan : CPNS PA Samarinda 1976, PNS 1997, Wakil Ketua PA Samarinda (1981-1984), Ketua PA Samarinda (1984-1991), Hakim Tinggi PTA Samarinda (1991-1994), Wakil Ketua PTA Samarinda(1994-1999), Ketua PTA Jayapura (1999-2003), Ketua PTA Pekanbaru(2003-2006), Ketua PTA Palembang (2006-2010), Ketua PTA Padang (2010-2014) dan Ketua PTA Medan (2014-2015).
![]() |
![]() |
Setelah pembacaan riwayat hidup, acara dilanjutkan dengan kata Pamitan dari Ketua PTA yang purna bakti. Dengan perasaan haru dan sedih, Bapak Moh. Thahir menyampaikan salam perpisahan dan permohonan maaf, kadang sesekali beliau mengusap airmatanya. Acara dilanjutkan sambutan Pelepasan oleh Yang Mulia Ketua Kamar Agama MARI Bp. Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.IP., M.Hum, atas nama Mahkamah Agung RI, Ketua Kamar Agama mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi dalam memajukan peradilan agama. Mahkamah Agung memberikan apresiasi dan penghargaan berupa Plakat yang diserahkan langsung oleh Ketua Kamar Agama. Sementara itu Dirjen Badilag menyerahkan buket bunga kepada Ny. Thahir, Dra. Hj. Munirah Djamal.(Amr)
PELANTIKAN PEJABAT STRUKTURAL PTA MEDAN

Menjelang akhir tahun 2015, tepatnya hari Rabu, tanggal 30 Desember 2015 pukul 10.00 WIB Wakil Ketua PTA Medan, Dr. Hj. Djazimah Muqaddas, S.H., M.Hum, mengambil sumpah dan melantik :
1. H. Hilman Lubis, S.H, M.H. NIP. 19670812 199403 1 007 menjadi Kepala Bagian Umum dan Keuangan pada PTA Medan, jabatan sebelumnya adalah Wakil Panitera PTA Medan;
2. Zulfikar Arif Rahman Purba, S.H., M.M., NIP. 19781109 199803 1 002 menjadi Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian pada PTA Medan, jabatan sebelumnya adalah Kepala Sub Bagian Kepegawaian PTA Medan;
3. Muhammad Nasri, S.H., M.M., NIP. 199771102 199803 1 002 menjadi Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Teknologi Informasi pada PTA Medan, jabatan sebelumnya adalah Kepala Sub Bagian Umum PTA Medan;
4. Partiwi Rianti, S.E., NIP. 19790220 200604 2 002 menjadi Kepala Sub Bagian Rencana Program dan Anggaran pada PTA Medan, jabatan sebelumnya adalah Pengadministrasi Umum Keuangan PTA Medan ;
5. Novi Andriyani, S.E, NIP. 19790108 200502 2 001 menjadi Kepala Sub Bagian Keuangan dan Pelaporan pada PTA Medan, jabatan sebelumnya Pengadministrasi Umum Keuangan PTA Medan;
6. Muhammad Syahrur Ramadhan, S.H., M.H., NIP. 19860512 200904 1 001, menjadi Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga pada PTA Medan, Jabatan sebelumnya Pengadministrasi Umum PTA Medan;
Pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 38/SEK/Peng.06.1/12/2015, tanggal 16 Desember 2015, tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Struktural di Lingkungan Peradilan Tinggi Agama;
Pada waktu yang bersamaan, sesuai SK Dirjen Badilag Nomor : 2665/DJA/KP.04.6/SK/11/2015 tanggal 16 Nopember 2015, Wakil Ketua PTA Medan juga mengambil sumpah dan melantik Sdr. Syarwani, S.H,. NIP. 19751027 199703 2 003, menjadi Panitera Muda Hukum pada PTA Medan, jabatan sebelumnya Panitera Pengganti PTA Medan;
Wakil Ketua PTA Medan, dalam sambutannya menyampaikan Pelantikan Pejabat Struktural hari ini adalah akibat dari pemisahan Panitera dan Sekretaris berdasarkan Perma No. 7 tahun 2015 yang didasari pada program pemerintah yaitu Reformasi Birokasi. Disamping itu pelantikan ini dimaksudkan agar pejabat yang memangku jabatan lebih fokus dan serius sehingga lebih professional dalam bekerja. Kegiatan pelantikan dan mutasi pejabat adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai. Sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja, pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan oragnisasi, bukan sekedar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu saja melainkan untuk pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka peningkatan kinerja pelaksanaan tugas pokok dan pelayanan publik.
Parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan adalah melalui pertimbangan kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas, moralitas, mutasi jabatan, pendidikan dan pelatihan serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada Negara, lanjut Wakil Ketua.
Dengan perubahan jabatan ini tentunya akan berdampak dengan tambahan pendapatan (take home pay), oleh karenanya jadilah pejabat yang pandai bersyukur, dan ingatlah kepada saudara kita yang lain terutama pegawai honor yag pendapatannya dibawah upah minimum, demikian harapan Wakil Ketua.
Akhir sambutan, Wakil Ketua menghimbau kepada pejabat yang baru dilantik agar amanah, bertanggung jawab dan loyal kepada atasan, serta saling bekerjasama dalam bekerja, karena kita bekerja dalam sebuah system, kalau ada yang rusak maka rusaklah semuanya dan jika satu berhasil maka itu keberhasilan semua, selamat bekerja, semoga Allah memberikan kesehatan dan perlindungan kepada kita dalam menjalankan tugas, Amin. (amr)







