PTA MEDAN GELAR PENGANTAR TUGAS 2 HAKIM TINGGI dan 6 PEGAWAI
![]() |
![]() |
Pengadilan Tinggi Agama Medan menggelar acara pelepasan dan pengantar tugas dua orang Hakim Tinggi dan 6 orang Pegawai Pengadilan Tinggi Agama Medan. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 20 Januari 2016 bertempat di Hotel Garuda Plaza Medan.
Dua orang Hakim Tinggi yang mutasi dari PTA Medan adalah
1. Drs. H. Muzammil Ali, S.H., mutasi ke Mahkamah Syar’iyah Aceh;
2. Drs. H. Aridi, S.H., M.SI, mutasi ke Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin;
Sedangkan 6 orang Pegawai yang mutasi adalah :
1. Drs. H. Syamsikar, Panitera PTA Medan, mutasi menjadi Panitera PTA Pekanbaru;
2. Khairuddin S.H., M.H, Wakil Sekretaris PTA Medan, mutasi menjadi Kabag Umum dan Keuangan Mahkamah Syar’iyah Aceh;
3. Ismail Usman, S.H., M.H, Panitera Pengganti PTA Medan, mutasi menjadi Kabag Perencanaan dan Kepegawaian Pengadilan Militer Tinggi Medan;
4. Kiman, Pengadministrasi Keuangan PTA Medan, mutasi menjadi Kasub. Bagian Kepegawaian dan Ortala Pengadilan Agama Rantau Prapat;
5. M. Zaki Mubarak, S.HI, M.H, Pengadministrasi Keuangan PTA Medan, mutasi menjadi Kasub Bagian Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan Pengadilan Agama Balige;
6. Siti Aisyah, S.HI, Pengadministrasi Umum PTA Medan, mutasi menjadi Kasub Bagian Umum dan Keuangan Pengadilan Agama Simalungun;
Drs. H. Aridi, S.H., M.Si, dalam sambutannya mewakili Hakim dan Pegawai yang mutasi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan PTA Medan yang telah memberikan bimbingan dan arahan dalam menjalankan tugas. Dan tidak lupa juga Pak Aridi menyampaikan permohonan maaf atas segala perkataan dan perbuatan baik segaja maupun tanpa sengaja kepada pimpinan dan keluarga besar Pengadilan Tinggi Agama Medan.

Sementara itu Pak. Drs. H. Yusuf Buchori, S.H., M.Si, mewakili keluarga besar Pengadilan Tinggi Agama Medan menyampaikan sambutan, menukil perkataan Imam Syafii’, kalau kita berhijrah/mutasi kita akan meninggalkan teman yang lama namun di tempat yang baru kita akan mendapatkan pengganti (kawan yang baru), teman menjadi bertambah, silaturrahmi menjadi lebih luas. Kami merasa kehilangan dengan mutasinya 2 orang hakim dan 6 orang Pegawai. Terima kasih atas kerjasama yang terjalin selama ini, kesalahan ucapan dan perbuatan dari Bapak dan Ibu yang mutasi selama kita bergaul di Pengadilan Tinggi Agama Medan, terlebih dahulu telah kami maafkan. Pak Yusuf menyampaikan pantun. “Kalau pergi ke Sungai Bilah, jangan lupa mampir ke rumah makan, Kalau bapak dan ibu ada salah, terlebih dahulu sudah kami maafkan”. Atas nama keluarga besar PTA Medan mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru, semoga sehat dan sukses selalu.
Wakil Ketua PTA Medan, Dr. Hj. Djazimah Muqoddas, S.H., M.Hum, dalam bimbingannya menyampaikan, kepada 2 orang hakim tinggi yang mutasi ke kampung halamannya masing-masing dan kepada 6 orang pegawai PTA Medan yang mutasi karena promosi kami ucapkan terima kasih atas kerjasamanya, selaku pimpinan saya mohon maaf apabila selama bergaul di PTA ada hal yang tidak mengenakan, semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua dalam menjalankan tugas dan amanah ini, amin.
Kepada para undangan terima kasih atas kehadirannya, mudah-mudahan langkah bapak/ibu hadir di Medan ini dibalas oleh Allah dengan kebaikan yang berlipat ganda, selamat jalan, selamat sampai tujuan.
Tidak lupa Bu Wakil menutup arahannya dengan pantun, “Perjalanan ke Kota Medan, dipinggir jalan beli layang-layang, jikalau jauh di perantauan, selamat jalan kami ucapkan”.
“Kalau ada sumur di ladang, bolehlah kita menumpang mandi, kalaulah ada umur panjang, bolehlah kita bertemu lagi,”.
Setelah arahan Wakil Ketua PTA Medan acara dilanjutkan dengan pemberian cindera mata, ditutup dengan doa oleh Drs. H. Syofyan Sauri, S.H. dan diakhiri dengan bersalam-salaman. (amr)
PELANTIKAN HAKIM TINGGI PTA MEDAN

Awal tahun 2016, tepatnya hari Rabu, tanggal 20 Januari 2016 pukul 10.30 WIB Wakil Ketua PTA Medan, Dr. Hj. Djazimah Muqaddas, S.H., M.Hum, mengambil sumpah dan melantik :
- Dra. MASDARWIATY, M.A. sebagai Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi PTA Padang;
- Drs. H.M. KAMIL KHATIB, S.H., M.H., sebagai Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi PTA Pekanbaru;
- Drs. H. ABDULLAH Tgk. NAFI, sebagai Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi PTA Bangka Belitung;
- Drs. H. MARAENDA HARAHAP, S.H.,M.H., sebagai Hakim Utama/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama/Hakim Tinggi PTA Banten;
- Drs. H. SHOLEH, S.H., M.H., sebagai Hakim Utama/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama/Hakim Tinggi PTA Surabaya;
- Drs. H. MANSUR MUDA NASUTION, S.H., M.H., sebagai Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, jabatan sebelumnya adalah Hakim Utama Muda/Hakim Tinggi PTA Pontianak;
Pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 5/KMA/SK/I/2016, tanggal 7 Januari 2016, tentang Mutasi/Promosi Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama/Mahkamah Syar’iyah Aceh dilaksanakan di Hotel Garuda Plaza Medan;
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan SK oleh Kasub Kepegawaian, Muhammad Nasri, S.H., M.M. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan. Setelah penandatanganan berita acara sumpah, Pelantikan Hakim Tinggi, lagu padamu negeri, dan arahan Wakil Ketua. Acara ditutup dengan pembacaan do’a dan pemberian ucapan selamat.
![]() |
![]() |
Wakil Ketua dalam sambutannya menyampaikan; “Mutasi adalah hal yang wajar, karena mutasi diselenggarakan untuk kepentingan institusi/lembaga, untuk penyegaran, peningkatan karier dan kepentingan lain atas pertimbangan tertentu. Pimpinan Mahkamah Agung”, lanjutnya, “sudah berupaya maksimal meningkatkan kesejahteraan hakim yaitu dengan adanya PP Nomor 94 Tahun 2012, akan sangat tidak bertanggung jawab apabila kepercayaan ini kita sia-siakan, tentunya harus diimbangi dengan tertib jam kerja, peningkatan kerja dan pelayanan publik, sehingga tercermin rasa tanggung jawab terhadap lembaga diatas segalanya.
Pimpinan Mahkamah Agung merasa prihatin karena masih ada hakim yang tidak mau meningkatkan kinerjanya, termasuk disiplin masuk kerja, kurang memiliki rasa tanggung jawab terhadap kinerjanya, bahkan merasa bebas setelah adanya PP Nomor 94 Tahun 2012. Sekalipun usia hakim tinggi saat ini banyak yang sudah mendekati usia pensiun, namun jangan dijadikan alasan menurunnya disiplin masuk dan keluar kantor, atau menurunnya kinerja, namun sebaliknya dijadikan ladang amal sholeh diakhir masa baktinya, tetap bersemangat dan memberi tauladan bagi pegawai lainnya. Saya ucapkan selamat kepada Para Hakim Tinggi yang baru dilantik dengan harapan semoga dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab”. demikian harapan Wakil Ketua.(Amr).
PELANTIKAN PANITERA PTA MEDAN
![]() |
![]() |
“Dengan mengucap syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan ridha-Nya, pada hari ini Rabu, tanggal 20 Januari 2016 M bertepatan dengan tanggal 10 Rabiul Akhir 1437 H, Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 3884/DJA/KP.04.6/SK/12/2015, tanggal 29 Desember 2015, Saya Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, dengan resmi melantik :
Sdr. H. TRI HARYONO, S.H., sebagai PANITERA Pengadilan Tinggi Agama Medan;
Demikian bunyi sebahagian naskah Pelantikan yang diucapkan oleh Dr. Hj. Djazimah Muqaddas, S.H., M.Hum, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan.
Acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Panitera Pengadilan Tinggi Agama Medan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 20 Januari 2016 pukul 10.00 WIB, bertempat di Hotel Garuda Plaza Medan. Hadir dalam acara tersebut Ketua PTA Surabaya, Ketua PTA Semarang, Para hakim Tinggi PTA Medan, Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama se Sumatera Utara.
Setelah Pelantikan acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan, dari Panitera lama Drs. H. SYAMSIKAR yang mutasi ke PTA Pekanbaru kepada H. TRI HARYONO, S.H,. yang sebelumnya sebagai Panitera PTA Semarang.

“Saya berasal dari Klaten”, ujar H. Tri Haryono, memperkenalkan diri yang baru pertama kali ke Medan. Saya memulai karir sebagai CPNS tahun 1981 di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Denpasar. Di Bali inilah saya mendapatkan seorang isteri, lanjutnya. Setelah Dari Bali saya Mutasi ke Wilayah PTA Yogyakarta yaitu Pansek PA Bantul kemudian mutasi menjadi Panitera PTA Yogyakarta, dari Yogyakarta pindah ke PTA Bandung, kemudian ke PTA Surabaya dan terakhir ke PTA Semarang, lebih kurang 3 tahun mutasi lagi ke PTA Medan”;
Wakil Ketua PTA Medan, dalam sambutannya menyampaikan; “Mutasi perpindahan tugas adalah hal yang wajar, karena mutasi merupakan bagian dari kebijakan strategis Mahkamah Agung untuk memastikan bahwa organisasi selalu diisi oleh tenaga yang kompeten, bersemangat dan memiliki komitmen”.
“Berbagai faktor selalu dipertimbangkan oleh pimpinan Mahkamah Agung dalam mengatur komposisi sumber daya manusia”, lanjut beliau, “mutasi yang diselenggarakan oleh pimpinan senantiasa bermuara kepada kepentingan institusi/lembaga, penyegaran, peningkatan karier dan kepentingan-kepentingan lain atas pertimbangan tertentu, oleh karena itu saya harapkan mutasi ini dapat disikapi dengan arif dan bijaksana untuk mewujudkan peradilan yang agung dan modern. Kepada Panitera yang baru dilantik saya ucapkan selamat dengan harapan mudah-mudahan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab”.
Acara ditutup dengan doa dan pemberian ucapan selamat kepada Panitera yang baru dilantik didampingi isteri. (amr)
MANTAN KETUA PTA MEDAN KEMBALI KE KAMPUNG HALAMAN
31 Desember 2015 adalah hari terakhir Bp. Drs. H. Moh. Thahir, S.H., M.H., berada di Medan. Pagi menjelang siang beliau dan keluarga berangkat ke Bandara Kuala Namu menuju kampung halamannya yaitu Desa Batu Besar Pulau Batam, setelah hampir 50 tahun berada di perantauan.

Keluarga besar PTA Medan melepas keberangkatan beliau dalam satu acara yang sangat sederhana yang dilaksanakan di Lobby PTA Medan, tanggal 31 Desember 2015 pukul 8.00 WIB.
Bapak. H. Moh. Thahir didampingi istri berpamitan kepada keluarga besar PTA Medan dan memohon maaf jika ada silap dan salah. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian serta doa dari Wakil Ketua, Para Hakim Tinggi, Pansek, Pejabat Struktural dan Fungsional, Pegawai dan honorer.
Bp. Yazid Bustami Dalimunthe, S.H., mewakili keluarga besar PTA Medan mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan arahan, mohon maaf atas segala kesilapan dan kesalahan dan mendoakan semoga Bapak Moh. Thahir dan keluarga diberi kesehatan dan keselamatan, perjalanan lancar dan selamat sampai ke kampung halaman.
![]() |
![]() |
Setelah bersalam-salaman, Pak Thahir beserta rombongan Pengantar berangkat menuju bandara Kuala Namu untuk melanjutkan perjalanan ke Batam. Selamat Jalan...semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan keselamatan kepada kita. Amin(amr).
Kalau ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Kalau usia kita sama panjang
Insya Allah akan bertemu kembali
PROSESI PELEPASAN KETUA PTA MEDAN KHIDMAT
Desember ceria seperti kata lagu, demikian juga bagi Bapak Drs. H. Moh. Thahir, S.H., M.H, (Ketua PTA Medan yang ke 13). Desember adalah hari bersejarah karena di bulan itulah beliau dilahirkan tepatnya 5 Desember 1948. Dan 5 Desember 2015 genaplah beliau berusia 67 tahun dan 67 tahun adalah batas usia hakim tinggi memasuki pensiun. Bagi Bapak Moh. Thahir, Desember 2015 adalah hari-hari terakhir untuk meninggalkan Gedung PTA Medan karena saatnya telah tiba untuk menanggalkan jabatan sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama karena sudah purna bakti.

Keluarga besar PTA Medan tidak ingin kehilangan Pimpinannya begitu saja. Acara pelepasanpun digelar di Hotel Garuda Plaza Medan pada hari Senin, tanggal 28 Desember 2015 mulai pukul 9.00 WIB. Hadir dalam acara tersebut Bapak Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.Ip., M.Hum, (Ketua Kamar Peradilan Agama MARI). Bapak Drs. H. Abdul Manaf, M.H, (Dirjen Badilag MARI), Bapak Tukiran S.H., M.M. (Sekretaris Dirjen Badilag). Para Pimpinan 4 Lingkungan Peradilan tingkat Banding Wilayah Sumatera Utara. Hadir juga 15 Ketua Pengadilan Tinggi Agama yaitu : PTA (Jakarta, Bandung, Surabaya, Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Bengkulu, Lampung, Ambon, Palangkaraya, Gorontalo, Manado dan Makasar). Wakil Ketua PTA Yogyakarta, Ketua PA Pekanbaru, Hakim PA Semarang, serta Para Ketua, Wakil dan Pansek se Wilayah Sumatera Utara.
Prosesi pelepasan dimulai dengan Pembacaan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia yang dibacakan oleh Drs. Syamsikar, Panitera/Sekretaris PTA Medan. Kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan riwayat hidup singkat Drs. H. Moh. Thahir, S.H., M.H yang disampaikan oleh Zulfiqar Arif Rahman Purba, S.H., M.M, Kasub Bagian Kepegawaian PTA Medan.
Drs. H. Moh. Thahir, S.H., M.H., lahir di Batam, 5 Desember 1948, isteri Dra. Hj. Munirah Djamal asal Rappang Sulawesi Selatan. Riwayat Pendidikan; SD tamat 1963, PGA 6 tahun tamat 1968, Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tamat 1975, Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda tamat 1990, Pasca Sarjana Ilmu Hukum Universitas Muslimin Indonesia Makasar, selesai 2002.
Riwayat Pekerjaan : CPNS PA Samarinda 1976, PNS 1997, Wakil Ketua PA Samarinda (1981-1984), Ketua PA Samarinda (1984-1991), Hakim Tinggi PTA Samarinda (1991-1994), Wakil Ketua PTA Samarinda(1994-1999), Ketua PTA Jayapura (1999-2003), Ketua PTA Pekanbaru(2003-2006), Ketua PTA Palembang (2006-2010), Ketua PTA Padang (2010-2014) dan Ketua PTA Medan (2014-2015).
![]() |
![]() |
Setelah pembacaan riwayat hidup, acara dilanjutkan dengan kata Pamitan dari Ketua PTA yang purna bakti. Dengan perasaan haru dan sedih, Bapak Moh. Thahir menyampaikan salam perpisahan dan permohonan maaf, kadang sesekali beliau mengusap airmatanya. Acara dilanjutkan sambutan Pelepasan oleh Yang Mulia Ketua Kamar Agama MARI Bp. Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.IP., M.Hum, atas nama Mahkamah Agung RI, Ketua Kamar Agama mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi dalam memajukan peradilan agama. Mahkamah Agung memberikan apresiasi dan penghargaan berupa Plakat yang diserahkan langsung oleh Ketua Kamar Agama. Sementara itu Dirjen Badilag menyerahkan buket bunga kepada Ny. Thahir, Dra. Hj. Munirah Djamal.(Amr)









