PTA MEDAN SOSIALISASIKAN SIPP TINGKAT BANDING

Pengadilan Tinggi Agama Medan menyelenggarakan sosialisasi Implementasi Aplikasi SIPP Tingkat Banding versi 3.1.2. Acara sosialisasi ini rencananya akan dilaksanakan pada hari Jum’at mulai pukul 10.00 WIB, namun karena ada Panitera Pengganti PTA Medan mendapat musibah, (isteri dari Bp. Parluhutan, SH meninggal dunia) keluarga besar PTA Medan bertakziah ke rumah duka termasuk Ketua, Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Pejabat Kepaniteraan dan kesekretariatan, Pegawai dan honorer, sehingga acara sosialisasi ditunda ke Hari Senin, tanggal 20 Juni 2016 mulai pukul 10.00 WIB.
Sosialisasi Implementasi SIPP Tingkat Banding versi 3.1.2. dibuka oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M.H., yang diikuti oleh Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Plt. Panitera, Panitera Muda dan Panitera Pengganti PTA Medan. Dalam arahannya Ketua PTA Medan menyampaikan bahwa SIPP ini pertama kali dilaunching pada rapat koordinasi di Bali oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kita wajib mendukung program Mahkamah Agung untuk menerapkan dan menggunakan aplikasi SIPP ini, ujar Ketua PTA Medan.

Aplikasi SIPP Tingkat Banding merupakan satu paket aplikasi yang digunakan di lingkungan peradilan umum, peradilan agama, peradilan militer dan peradilan tata usaha Negara dengan tujuan; untuk membantu proses penyelesaian administrasi perkara, untuk memonitor kinerja satuan kerja dan aparatur peradilan serta menjadi sarana keterbukaan informasi publik. Data perkara yang ada di SIPP tingkat banding merupakan data hasil sinkronisasi pada pengadilan tingkat pertama di wilayah hukum masing-masing, data perkara yang terkait dengan proses upaya hukum banding secara otomatis akan masuk ke aplikasi SIPP Tingkat Banding. Oleh karena itu saya harap semua mengikuti sosialisasi SIPP ini dengan serius. Atas kehadiran bapak dan Ibu, para hakim tinggi dan panitera pengganti saya ucapkan terima kasih, ujar Ketua menutup arahannya.

Setelah arahan pimpinan, acara dilanjutkan dengan sosialisasi implementasi SIPP yang disampaikan oleh Dra. Zuhairah, SH, Panitera Pengganti PTA Medan yang pernah mengikuti diklat SIPP di Jakarta. Sekitar pukul 11.30 WIB acara sosialisasi SIPP Tingkat Banding ini ditutup. (amr)
KEGIATAN RAMADHAN DI PTA MEDAN
![]() |
![]() |

Setiap tahun pada bulan Ramadhan di Pengadilan Tinggi Agama Medan dilaksanakan kegiatan tadarus dan kultum ramadhan setelah sholat zhuhur berjama’ah. Kultum dilaksanakan secara bergiliran, saling memberi nasehat, saling mengingatkan demi kebaikan hidup di dunia dan akhirat kelak. Sedangkan kegiatan tadarus alqur’an dimulai pukul 8.00 wib sampai selesai. Satu hari satu juz. Ada 3 kelompok tadarus, kelompok pertama dipimpin oleh Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M.H. mulai juz 1 s/d. 10. Kelompok kedua dipimpin oleh Drs. H. Muhammad Shaleh, S.H., M.Hum, juz 11 s.d 20, sedangkan kelompok ketiga dipimpin oleh Drs. H. Maraenda Harahap, SH.MH mulai juz 21 s.d 30.
Ramadhan ini harus lebih baik dari ramadhan kita tahun lalu, demikian Drs. H. Armia Ibrahim, SH, MH, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan memberikan tausiahnya di Mushalla Al-Mizan Pengadilan Tinggi Agama Medan. Sesuai dengan jadwal, Ketua mendapat kesempatan pertama memberikan tausiah di bulan suci ramadhan tahun ini. Kegiatan ramadhan ini diikuti oleh Wakil Ketua, seluruh hakim, Panitera dan Sekretaris, seluruh Pegawai dan honorer PTA Medan.
![]() |
![]() |
Di acara tausiah ramadhan ini kita tidak membedakan status, tidak perlu menyebut jabatan, kita semua sama disisi Allah yang membedakan hanya keimanan dan ketaqwaan kita, ujar Ustad Armia melanjutkan tausiahnya. Kegiatan seperti ini sebaiknya tidak hanya dilaksanakan pada bulan ramadhan, tetapi setiap minggu pada bulan lain perlu juga karena saling memberi nasehat, saling berbagi ilmu, saling mengingatkan adalah ajaran agama kita. Dan pemberi ceramah tidak hanya hakim tinggi saja tetapi yang bukan hakim namun secara fungsional dia adalah penceramah di masyarakat perlu juga kita tampilkan untuk memberi tausiah kepada kita. Kalau perlu ada komunikasi interaktif berupa tanya jawab dalam kegiatan ramadhan atau diluar ramadhan.
Beliau lalu membacakan ayat 183 surah Al Baqarah. Ayat ini dimulai dengan iman, diakhir ayat ada tujuan yaitu harapan taqwa, sedangkan ditengah ayat ada perintah puasa. Mengutif ulasan Syekh Mahmud Syaltout dalam bukunya Al islam Aqidah wa syari’ah. Puasa tidak hanya menahan diri saja tetapi juga menahan diri dari hal yang bisa mengurangi iman dan taqwa. Puasa hakikatnya adalah malaikat dalam bentuk manusia. Sedangkan diakhir ayat baqarah terdapat harapan yaitu taqwa, taqwa ini bisa tercapai bisa juga tidak, semua tergantung pada kualiatas puasanya. Yang sering merusak kualitas puasa adalah lidah dan mata, yang dilakukan oleh lidah adalah dusta, ghibah, namimah dan sumpah palsu. Sedangkan mata adalah melihat hal-hal yang dapat mempengaruhi syahwat.
Kita harus senantiasa bersyukur kehadirat Allah Subhanawata’ala karena kita masih dipertemukan dengan ramadhan tahun ini, lanjutnya. Oleh karenanya mari kita tingkatkan amal ibadah kita di bulan ramadhan ini. Bukan hanya ibadahnya saja yang ditingkatkan tetapi kualitas ibadah itu yang lebih penting untuk ditingkatkan. Karena barang siapa ramadhan ini lebih baik dari ramadhan tahun lalu maka ia termasuk orang yang beruntung. Kita harus selalu mengintrospeksi diri, baik hubungan kita kepada Allah maupun hubungan kita kepada sesama makhluk Allah. Apakah hubungan kita dengan Allah selalu harmonis? Apakah kita sering berkomunikasi dengan Allah melalui amal ibadah kita dengan ikhlas? Demikian juga hubungan kita sesama makhluk Allah juga harus harmonis, selaras dan seimbang. Singkatnya, apa yang kita lakukan harus dipikirkan dan diperhitungkan untung ruginya, manfaat dan mudharatnya baik untuk kita maupun orang lain. Berusahalah melaksanakan kegiatan ramadhan dengan baik, berikan hasil ibadah yang maksimal dan terbaik/berkualitas, demikian Ketua menutup tausiahnya. (amr)
Rapat Koordinasi PTA Medan dan PA Se-Sumatera Utara

Hari Kamis tanggal 2 Juni 2016, bertempat di Ruang Aula PTA Medan tepat Pukul 09.00 WIB Acara Rapat Koordinasi PTA Medan dan PA Se-Sumatera Utara dibuka. Rakor yang dihadiri oleh KPTA Medan, Waka PTA Medan, Plt. Sekretaris PTA Medan, para Hakim Tinggi PTA Medan serta para Ketua Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara juga turut dihadiri oleh Kepala Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi MARI Sutisna, S.Sos, M.Pd.
Dalam kesempatan ini Kabiro keuangan MARI menyampaikan bahwa Mahkamah Agung RI mendapatkan WTP (Wajar tanpa pengecualaian) berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum dan norma- norma pemeriksaan, penyajian laporan keuangan terdiri dari neraca dan lain-lain yang tidak diragukan. Untuk sekarang ini laporan berbasis akrual yang manfaatnya menyajikan informasi yang sebenarnya, adalah menggambarkan kondisi keuangan yang sebenarnya. Kabiro keuangan juga meminta agar jangan bermain-main dengan anggaran, jangan nego/ minta komisi dengan penjual. Untuk merealisasikan belanja modal segera laksanakan dengan ULP.
![]() |
![]() |
Selanjutnya pengarahan oleh KPTA Medan, Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M.H. Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian yaitu hal yang bersifat umum, pemanfaatan TI, administrasi peradilan, administrasi umum, teknis yudisial, pembinaan dan pengawasan, dan masalah iuran. KPTA Medan berharap di setiap ruang sidang harus ada ruang pengaduan, laporan-laporan bulanan PA yang cepat dan benar akan diberi reward, buat inovasi-inovasi jangan hanya rutinitas saja. Meningkatkan pelayanan bagaimana pencari keadilan nyaman dan sejuk datang ke kantor PA, seperti yang dilakukan pada BANK. Saat ini juga fokuskan kepada aplikasi SIPP.
Wakil KPTA Medan, Dr. H. Muhammad Shaleh, SH., MH. yang datang ditengah acara dikarenakan harus mengikuti pembukaan acara Quality Assurance di di Hotel Grand Swiss Bell Medan, dalam rakor ini juga menambahkan mengenai laporan hasil pengawasan ke daerah yang baru saja selesai dilaksanakan.
Secara keseluruhan rapat koordinasi berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga semua peserta Rakor dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Rakor ini dengan sungguh-sungguh. (um)
RAMADHAN BULAN PENDIDIKAN

Medan Selasa 7 Juni 2016
Selama bulan suci Ramadhan di Pengadilan Tinggi Agama Medan bertempat di Mushalla Al Mizan diadakan Ceramah/Taushiyah ba'da sholat Zuhur. Pada hari Selasa 7 Juni 2016 di Musholla Al Mizan Pengadilan Tinggi Agama Medan Ceramah/Taushiyah disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan Dr. H. Muhammad Shaleh, S.H., M. H .
Acara tersebut di ikuti oleh para Hakim Tinggi, pejabat stuktural dan fungsional, karyawan/i dan pegawai Honorer. Setelah sholat Zuhur berjemaah yang diimami Dr. H. Mohammad Shaleh, S.H., M. H, selesai, kemudian Drs. Abd. Hafizun, S.H., M.A selaku Moderator/Pembawa Acara membuka acara ceramah/tausiah dengan mengucapkan lafaz Basmallah dan selanjutnya mempersilakan kepada Bapak Dr. H. Muhammad Shaleh, S.H., M. H, menyampaikan cermahnya.
Kata beliau RAMADHAN, selain sebagai syahru al-maghfirah (bulan ampunan), juga disebut dengan syahru al-tarbiyah (bulan pendidikan/diklat) bagi manusia. Pada bulan ramadhan, manusia dididik agar menjadi orang yang bertaqwa. (QS. Al-Baqarah: 183). Setidaknya ada empat nilai pendidikan yang terkandung dalam puasa ramadhan di lihat dalam beberapa hal :
Pertama, perintah berpuasa. Puasa sendiri, mendidik manusia agar menjadi orang yang jujur. Meskipun tidak ada orang yang tahu, seseorang yang berpuasa tetap tidak boleh makan, minum, dan melakukan hal-hal yang dilarang dalam berpuasa. Pada dasarnya seseorang berpuasa atau tidak yang mengetahui hanyalah dirinya sendiri dan Allah swt. Sehingga digambarkan puasa hanya untuk Allah, maka Allah sendiri yang akan memberikan pahalanya. Harapannya, kejujuran orang yang berpuasa tidak hanya pada saat puasa saja, tetapi dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mendidik menjadi manusia jujur, puasa mendidik manusia agar tidak menuruti hawa nafsu. Hawa nafsu yang dimiliki manusia cenderung bersifat negatif. Dalam bahasa Sigmund Freud, hawa nafsu (id) manusia lebih mengedepankan prinsip keinginan semata (pleasure principle). Tidak sedikit manusia yang sebelumnya terhormat, jatuh hanya dikarenakan tidak bisa mengendalikan dan menahan nafsu. Orang yang seperti ini digambarkan allah swt dalam Al-Quran tergolong derajat yang paling rendah. ”Kemudian kami kembalikan manusia dalam keadaan yang serendah-rendahnya. (QS. At-Tin: 5)
Kedua, mendidik manusia agar selalu meningkatkan ilmu pengetahuan. Peristiwa nuzulul quran (turunnya al-Quran), dimana QS. Al-Alaq: 1-5 menjadi ayat yang pertama kali diterima Nabi Muhammad Saw menjadi bukti agar manusia mau belajar. Perintah belajar, yang terkandung dalam kalimah iqra (bacalah) mengandung makna yang sangat mendalam. Melalui membaca, manusia akan memperkaya ilmu pengetahuan yang dimiliki. Dari yang belum tahu menjadi tahu. Dari tidak bisa menjadi bisa. Oleh karena tadarus Al Quran yang kita lakukan saat puasa ini, hendaknya setelah puasa selesai dapat kita lanjutkan sebagaimana mestinya.
Ketiga, meningkatkan amal ibadah. Janji Allah, pada bulan ramadhan, amal ibadah seseorang akan dilipat gandakan. Siapa yang tidak mau. Ibarat patokan orang dagang, sedikit modalnya, tetapi untungnya besar. Mengerjakan sholat sunah pada bulan ramadhan dihitung sama dengan shalat fardhu. Orang yang memberikan makan berbuka untuk orang yang berpuasa, pahalanya sama dengan orang yang berpuasa. Orang yang shalat shubuh berjamah nilai pahalanya sama dengan pahala shalat sunat satu malam suntuk, itu bukan di bulan ramadhan, bagaimana kalau ini kita lakukan dibulan ramadhan tentu pahalanya berlipat ganda. Demikian, semoga bermanfaat buat kita bersama.(hfzn)
Sosialisasi Aplikasi TPM Kepaniteraan Online di PTA Medan

Pada hari Kamis, tanggal 19 Mei 2016, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2, PTA Medan kedatangan dua orang tamu dari Badilag. Mereka adalah Bapak H. Arjuna, S.H., M.M., M.H. (Kasudit Mutasi Panitera dan Jurusita) dan Ibu Nurul Huda (Kasie Mutasi I). Kedatangan mereka dalam rangka mensosialisasikan Tim Promosi dan Mutasi (TPM) berbasis online. Hadir dalam acara tersebut Ketua PTA Medan, Tim Baperjakat PTA Medan dan Pegawai di subbag kepegawaian dan TI PTA Medan.
Bapak Arjuna menjelaskan bahwa PTA Medan adalah PTA kelima yang mendapatkan sosialisasi TPM Online ini setelah empat PTA sebelumnya yaitu PTA Yogyakarta, PTA Surabaya, PTA Bandung dan PTA Semarang. TPM online ini masih dalam tahap ujicoba.
Tujuan dari aplikasi ini adalah :
1. Mempercepat pelayanan dan penyelesaian promosi / mutasi tenaga teknis kepaniteraan;
2. Terwujudya penyelesaian promosi / mutasi tenaga teknis kepaniteraan yang efektif, efisien, cepat, tepat dan akurat;
3. Pemanfaatan website sebagai media interaktif dalam pelayanan kepada tenaga teknis kepaniteraan;
4. Terwujudnya standarisasi content dan prosedur pengelolaan promosi / mutasi tenaga teknis kepaniteraan.
Serta manfaatnya yaitu :
1. Meminimalisasi Tempat , dan waktu
2. TPM dapat diakses dimanapun dan kapanpun secara Online;
3. Mudah dibuka dan ditelusuri isi dan riwayatnya mutasi ataupun Promosinya;
4. Memudahkan koordinasi promosi dan mutasi secara bersamaan antara Badilag dan PTA se Indonesia

Penggunaan Aplikasi TPM Online langsung diperagakan oleh Ibu Nurul Huda. Pertama kalinya untuk masuk ke aplikasi tersebut, PTA Medan dibuatkan user dan password. Lalu masuk ke Alamat URL untuk satker yaitu http://simpeg.badilag.net/tpmpp-satker.
Diharapkan TPM Online ini dapat segera digunakan sehubungan juga di lingkungan PTA Medan akan bertambah dua Pengadilan Agama Baru yaitu PA Sei Rampah dan PA Sibuhuan.(um)





